Kemlu Prioritaskan Perlindungan 519 Ribu WNI di Timur Tengah

tvrinews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Jakarta

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di kawasan Timur Tengah menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.

Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu, Santo Darmosumarto mengatakan, pemerintah terus memantau secara dekat perkembangan situasi keamanan di kawasan, termasuk aksi saling serang yang terjadi di sejumlah negara.

"Upaya pelindungan WNI di kawasan Timur Tengah tetap menjadi prioritas utama," kata Santo kepada wartawan termasuk tvrinews.com dalam konferensi pers di Ruang Palapa, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Maret 2026.

Menurut Santo, jumlah WNI yang berada di kawasan Timur Tengah saat ini mencapai lebih dari 519 ribu orang. Mayoritas di antaranya berada di Arab Saudi, sementara sekitar 329 WNI tercatat tinggal di Iran.

Kemlu pun terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh perwakilan RI di kawasan Timur Tengah untuk memantau situasi di lapangan.

"Kami melakukan koordinasi yang cukup intensif per hari bahkan per jam dengan para perwakilan RI di sana," ujarnya.

Kemudian, Santo menyebut Menteri Luar Negeri RI telah menggelar pertemuan secara virtual dengan para kepala perwakilan RI di kawasan Timur Tengah pada 3 Maret lalu. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperoleh laporan langsung terkait kondisi terkini di masing-masing negara penempatan WNI.

Salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah kemungkinan langkah evakuasi bagi WNI jika situasi keamanan di kawasan memburuk.

Namun, Santo menjelaskan kondisi di setiap negara berbeda, termasuk imbauan yang dikeluarkan pemerintah setempat kepada masyarakat.

"Setiap negara di sana kondisinya berbeda dan juga arahan serta imbauan dari pemerintah setempatnya juga berbeda," jelasnya.

Karena itu, Kemlu terus berkoordinasi dengan perwakilan RI di kawasan untuk memastikan langkah-langkah perlindungan yang diperlukan dapat segera dilakukan jika situasi berkembang.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Gubernur Pakai Range Rover Berpelat KT 1, Ini Penjelasan Pemprov Kaltim
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ramai Ingin Adopsi Bayi yang Ditinggal di Gerobak, Panti: Adopsi Anak Tak Bisa Pilih
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Wakil Ketua MPR Desak Pengesahan RUU PPRT untuk Lindungi Pekerja Rumah Tangga di Tengah Ancaman Krisis
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Bolivia Musnahkan Tanaman Koka Ilegal, Kerja Sama dengan DEA Kembali Dibuka
• 8 jam laludetik.com
thumb
John Herdman Mau Tambah 2 Pemain Diaspora, Timnas Indonesia Akan Punya 21 Pemain Naturalisasi di Era Erick Thohir
• 13 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.