jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto disebut akan tetap membawa Indonesia berada di dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP).
Tujuannya untuk memperjuangkan perdamaian jangka panjang di Palestina.
BACA JUGA: FPI Minta Prabowo Segera Keluar dari BoP, Sebut Tak Percaya Israel dan AS!
Namun, Indonesia juga siap menarik diri apabila keikutsertaan tersebut tidak lagi memberikan manfaat bagi perjuangan Palestina maupun kepentingan nasional.
Hal itu disampaikan Sekretaris Majelis Syuro DPP Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Hanif Alatas seusai menghadiri acara Silaturahmi Presiden Republik Indonesia dengan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Negara, pada Kamis (6/3).
BACA JUGA: Mantan Ketum Muhammadiyah: Tak Ada Pilihan Bagi Prabowo Kecuali Keluar dari BoP
Hanif mengatakan Prabowo dalam pertemuan tersebut membahas perkembangan terkini situasi geopolitik di Timur Tengah, termasuk keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace.
Menurut dia, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia tetap berada di dalam forum tersebut, tetapi siap keluar apabila tidak ada kemajuan berarti.
BACA JUGA: Ketum PBNU Masih Berharap pada BoP Setelah AS-Israel Serang Iran
"Presiden tadi menyampaikan kalau melihat tidak ada kemaslahatan lagi untuk Palestina, tidak ada peluang buat memperjuangkan kemaslahatan Palestina dan tidak sesuai dengan kepentingan nasional Indonesia, Presiden akan menarik diri. Pernyataannya seperti itu," ujar Hanif.
Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang juga tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Nusron Wahid, menuturkan bahwa Prabowo juga menyinggung berbagai desakan agar Indonesia keluar dari Board of Peace terkait situasi yang berkembang di Timur Tengah.
Namun, Prabowo berpendapat Board of Peace saat ini masih menjadi opsi paling realistis untuk mendorong terciptanya stabilitas dan perdamaian jangka panjang di Gaza.
"Pak Presiden juga mempertanyakan, kalau seandainya ada yang mendesak Indonesia keluar dari BoP, terus tawarannya kita berunding dalam rangka menciptakan perdamaian itu di forum apa? Karena, forum untuk melakukan perundingan perdamaian di Palestina dan Gaza, itu satu-satunya hari ini ialah di BoP," tuturnya.
Dengan demikian, Nusron menyebutkan Prabowo masih memandang Board of Peace sebagai sarana diplomasi untuk mendorong terciptanya stabilitas dan kemerdekaan Palestina.
Dia mengajak masyarakat untuk memberi waktu agar upaya diplomasi tersebut dapat menunjukkan hasil terlebih dahulu.
"Posisi Pak Presiden, bangsa Indonesia sudah menerima BoP ini sebagai sarana, sebagai ikhtiar menuju perdamaian. Setidaknya ikhtiar ini dicoba dulu,” tambah Nusron. (mcr4/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
BACA ARTIKEL LAINNYA... Prabowo Ajak Ulama Rapatkan Barisan Dukung Perdamaian Timur Tengah
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




