Ini Jurus Satgas PRR Penuhi Target Nol Pengungsi di Tenda Jelang Idul Fitri

kompas.com
17 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah menargetkan seluruh pengungsi korban bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) tidak lagi tinggal di tenda sebelum Idul Fitri 2026.

Upaya tersebut dilakukan melalui percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) serta penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) lainnya, seperti dana tunggu hunian (DTH).

“Apapun kami berusaha. Kemarin rapat supaya sebelum Lebaran target kami tidak ada lagi pengungsi di tenda,” ujar Tito dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (6/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Tito saat meninjau huntara di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dalam agenda penyerahan bantuan kepada korban bencana hidrometeorologi, Jumat.

Dia menjelaskan, pemerintah terus mendorong percepatan pemindahan para pengungsi dari tenda menuju huntara atau melalui skema bantuan DTH. 

Tito menyebut jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda saat ini terus berkurang secara signifikan.

Baca juga: Kasatgas Tito Dorong Optimalisasi Huntara bagi Pengungsi yang Masih di Tenda

“Yang masih ada di tenda itu ada di Aceh dan Sumut, terutama di Tapteng dan Tapsel. Sementara di Sumbar sudah nol. Semua tidak ada lagi yang tinggal di tenda, semuanya di huntara atau menggunakan dana tunggu hunian,” ujarnya.

Tito menjelaskan, jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda saat ini berkisar sekitar 6.000 orang. 

Angka tersebut menurun dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai sekitar 11.000 orang.

“Dari minggu lalu 11.000-an, sekarang sudah 6.000-an. Target kita sebelum Idul Fitri mereka sudah masuk ke huntara atau menggunakan dana tunggu hunian,” kata Tito.

Selain mempercepat pembangunan hunian sementara, pemerintah juga menyiapkan dukungan logistik bagi para penyintas selama masa transisi. 

Dalam waktu dekat, kebutuhan makanan pengungsi masih akan ditanggung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelum skema bansos dari Kementerian Sosial (Kemensos) berjalan penuh.

Baca juga: Kemensos Gelontorkan Rp 17 Miliar untuk Santunan 1.000 Korban Bencana Sumatera

“Untuk masalah makanannya, 10 hari ke depan ditanggung oleh BNPB. Setelah itu akan menggunakan uang lauk pauk atau jadup dari Kementerian Sosial,” jelas Tito.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga meninjau langsung sejumlah model hunian sementara yang dibangun oleh berbagai pihak. 

Tito menjelaskan, huntara yang tersedia memiliki karakteristik berbeda, mulai dari yang dibangun oleh BNPB, Danantara, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), hingga hunian hasil kerja sama masyarakat dan organisasi relawan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Di BNPB misalnya tidak ada ranjang, tapi kelebihannya dapur dan toiletnya sendiri. Sementara yang dibangun oleh Danantara dan Kementerian PU ada ranjang dan kipas angin, tetapi dapur dan kamar mandinya komunal,” ujarnya.

Dalam kunjungan ke Pidie Jaya, Tito juga didampingi Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Fadlullah, dan Direktur Jenderal (Dirjen) Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahlil Yakin Prabowo Punya Kemampuan untuk Mediasi Israel-AS dan Iran
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Dua Dirjen Mundur, Menteri PU Dody Fokus Bereskan Dugaan Kebocoran Rp1 Triliun
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Jadwal Imsakiyah Hari Ini, 7 Maret 2026 di Jakarta: Semangat Bangun Sahur untuk Keberkahan
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Potensi Harga BBM Naik Imbas Perang Iran, Purbaya Bilang Begini
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
AC Milan Bikin Gebrakan di Bursa Transfer, Siapkan Dana Selangit Buat Bajak Wonderkid 18 Tahun Milik RB Salzburg
• 39 menit lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.