Kurs Rupiah Kian Melemah, Dekati Level Rp17.000 Jelang Akhir Pekan

idxchannel.com
16 jam lalu
Cover Berita

Nilai tukar rupiah turun 20 poin atau sekitar 0,12 persen ke level Rp16.925 per USD pada akhir perdagangan Jumat (6/3/2026).

Kurs Rupiah Kian Melemah, Dekati Level Rp17.000 Jelang Akhir Pekan (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Nilai tukar rupiah turun 20 poin atau sekitar 0,12 persen ke level Rp16.925 per USD pada akhir perdagangan Jumat (6/3/2026).

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi menilai, pelemahan rupiah masih didorong oleh sentimen konflik di Timur Tengah.

Baca Juga:
Konflik Timur Tengah Memanas, BI Pastikan Rupiah Bergerak Sesuai Fundamental

"Pertempuran antara AS, Israel, dan Iran telah meningkat selama seminggu terakhir, dengan serangan rudal dan serangan balasan menyebar di seluruh wilayah dan meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan energi global," tulis Ibrahim dalam risetnya, Jumat (6/3/2026).

Presiden AS Donald Trump dalam pernyataannya ingin berperan dalam menentukan pemimpin Iran berikutnya. Hal tersebut semakin meningkatkan ketidakpastian tentang masa depan politik di kawasan tersebut.

Baca Juga:
DEN Wanti-Wanti Risiko Konflik AS vs Iran, Pelemahan Rupiah hingga Capital Outflow

Di sisi lain, lonjakan harga minyak mentah telah memicu kekhawatiran tentang gelombang inflasi global yang baru sehingga mempersulit bank sentral global dalam membuat kebijakan.

Harga minyak yang lebih tinggi cenderung memicu inflasi dan dapat membuat para pembuat kebijakan lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

Baca Juga:
Konflik Timur Tengah Ancam Sektor Energi RI, Risiko Fiskal dan Rupiah Meningkat

Dari sentimen domestik, pemerintah berupaya mengerek rasio pajak setelah outlook Indonesia didowngrade menjadi negatif oleh Fitch Ratings.

Dalam satu dekade terakhir, tax ratio Indonesia selalu berada di kisaran 9 hingga 10 persen terhadap PDB. Bahkan, angkanya cenderung menurun seperti yang terjadi pada tahun lalu dari 10,08 persen pada 2024 menjadi 9,31 persen pada 2025.

Fitch sendiri memproyeksikan bahwa rasio pendapatan negara terhadap PDB Indonesia hanya akan mencapai rata-rata 13,3 persen terhadap PDB selama periode 2026-2027, jauh tertinggal dari median negara setara di kategori BBB yang berada di level 25,5 persen.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi rupiah akan bergerak fluktuatif dalam rentang Rp16.920-Rp16.960 per USD.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lakukan Hal Penting Ini untuk Mencegah Serangan Diare
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Habiburokhman Bersyukur ABK Sea Dragon Fandi Ramadhan Lolos dari Hukuman Mati
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Anak di Bawah 16 Tahun Resmi Dilarang Punya Akun Medsos: TikTok, Instagram hingga Roblox
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Jakarta Tuan Rumah ASOCIO Digital AI Summit 2026, Perkuat Kolaborasi di Asia-Oseania
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Indonesia Menuju Era Kemandirian Semikonduktor
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.