Anak di Bawah 16 Tahun Resmi Dilarang Punya Akun Medsos: TikTok, Instagram hingga Roblox

liputan6.com
15 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Jumat (6/3/2026) resmi mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 9 Tahun 2026 yang mengatur pembatasan akses anak berusia di bawah 16 tahun ke platform digital.

Menurut aturan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas tersebut, anak berusia di bawah 16 tahun tidak boleh lagi memiliki akun di platform digital berisiko tinggi.

Advertisement

BACA JUGA: Perang Sarung Tanda Krisis Tempat Bermain Anak, Kegiatan Negatif yang Perlu Dihindari Saat Ramadan

"Hari ini kami mengeluarkan Peraturan Menteri Turunan dari PP Tunas. Melalui peraturan ini, pemerintah menunda akses akun anak di bawah 16 tahun pada platform digital berisiko tinggi, termasuk media sosial dan layanan jejaring," tutur Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dalam pernyataannya di Jakarta, seperti dilansir dari Antara.

Implementasi peraturan turunan PP Tunas akan dilakukan secara bertahap, mulai tanggal 28 Maret 2026. Dalam penerapannya, akun milik anak berusia di bawah 16 tahun di platform digital yang dinilai berisiko tinggi seperti YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Thread, X, Bigolive, hingga Roblox akan dinonaktifkan.

Meutya menyampaikan bahwa penerapan peraturan akan dilakukan secara bertahap, sampai semua platform bisa menjalankan kewajiban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Akri Patrio Blak-blakan Larang Anak Jadi Pelawak: Biarkan Punya Cerita Masing-Masing
• 16 jam lalugrid.id
thumb
Daftar 10 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini, Ada AMMN, BBRI hingga BREN
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Barang Impor Telat Masuk ke Indonesia, Pengusaha Minta Bantuan Pemerintah
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Arya Sinulingga Hadiri Program Perdana PSSI Pers Periode 2026–2029
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Donald Trump Ingin Terlibat Pemilihan Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Khamenei hingga Beri Ancaman
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.