Grid.ID - Pulang kampung alias mudik sudah menjadi tradisi wajib bagi masyarakat Indonesia setiap kali menyambut Hari Raya Idul Fitri. Namun, melakukan perjalanan jauh di tengah ibadah puasa tentu membutuhkan kondisi fisik yang prima.
Oleh karena itu, menjaga imunitas tubuh menjelang mudik Lebaran menjadi hal yang tidak boleh disepelekan. Sebab hal ini juga berkaitan dengan keselamatan.
Dokter Spesialis Gizi dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) - Bintaro Jaya, dr. Louise Kartika Indah, M.Gizi, Sp.GK, mengingatkan pentingnya mempersiapkan kondisi kesehatan jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan.
Lantas, bagaimana cara menjaga tubuh agar tidak gampang tumbang saat perjalanan mudik nanti?
1. Perhatikan Pola Makan dari Sekarang
Langkah pertama dan paling krusial adalah memperbaiki pola makan saat sahur dan berbuka. Jangan menunggu mendekati hari H keberangkatan untuk mulai makan sehat.
"Jadi dari sekarang, kita harus tetap jaga kesehatan kita nih. Jangan pas mau mudik baru mau dibenerin pola makannya," ungkap dr. Tika dikutip Grid.ID dari Kompas.com.
"Kita mesti jaga ya, kondisi tubuh kita dengan asupan yang baik ya," tambahnya.
Jika bingung soal takaran gizi yang pas, panduan Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan bisa dijadikan patokan. Kuncinya ada pada pemenuhan nutrisi makro dan mikro, mulai dari karbohidrat, protein, serat, hingga vitamin agar sistem kekebalan tubuh bekerja maksimal.
"Jadi puasanya ini harus dilakukan dengan benar, yaitu mengatur aturan makan dengan prinsip gizi seimbang yaitu supaya tubuh kita mendapatkan nutrisi yang benar dan baik ya, yang sesuai dengan kebutuhan dan mengandung semua zat gizi yang kita perlukan," jelas dr. Tika.
Meski sedang berpuasa, kebutuhan nutrisi kita sebenarnya sama saja dengan hari biasa, hanya jadwal makannya yang bergeser.
"Jadi saat kita berpuasa harus mengikuti prinsip gizi seimbang, yaitu makan karbohidrat yang cukup, protein yang cukup, lemak yang cukup, dan juga vitamin dan mineral," tegasnya.
2. Pastikan Kualitas Tidur Terjaga
Selain asupan makanan, tubuh juga punya hak untuk beristirahat. Kunci agar badan tetap bugar saat mudik adalah memiliki waktu tidur yang cukup.
Yang perlu diingat, ini bukan sekadar tentang seberapa lama kamu tidur, tapi kualitasnya. Orang dewasa disarankan tidur malam selama 6-8 jam. Ini jauh lebih menyehatkan dibandingkan begadang semalaman dan baru balas dendam tidur 10-12 jam di siang bolong.
Oleh karena itu, hindari kebiasaan tidur larut malam, terutama di hari-hari sebelum perjalanan mudik.
3. Tetap Rutin Berolahraga
Siapa bilang puasa jadi alasan untuk rebahan seharian? Aktivitas fisik justru sangat penting untuk menyeimbangkan kalori yang masuk dan menjaga kebugaran otot.
"Dan jangan lupa tetap olahraga," tutur dr. Tika.
Namun, pastikan kamu menyesuaikan intensitasnya dengan kemampuan tubuh. Kalau bukan tipe orang yang rajin nge-gym atau olahraga berat, jangan memaksakan diri. Cukup lakukan olahraga berintensitas ringan hingga sedang selama 30-45 menit di sore hari menjelang waktu berbuka.
4. Perbanyak Konsumsi Makanan Kaya Kalsium
Selain memperkuat tulang untuk duduk berjam-jam di kendaraan, kalsium juga berperan penting dalam melancarkan metabolisme, mendukung kinerja jantung, serta menjaga keseimbangan cairan dan saraf otot.
Kamu bisa memasukkan makanan lezat seperti ikan salmon, sarden, edamame, kacang almond, serta aneka sayur hijau (bayam, brokoli, kangkung) dan produk susu ke dalam menu sahur atau berbuka.
5. Cukupi Kebutuhan Air Putih
Tantangan terberat saat puasa sambil mudik adalah ancaman dehidrasi. Kurangnya cairan bisa membuat tubuh terasa lemas, lesu, dan perjalanan jadi sangat menyiksa.
Triknya, pastikan kamu tetap minum minimal 8 gelas air putih sehari yang dibagi pada waktu sahur, berbuka, hingga malam hari. Selain menuntaskan dahaga, air putih yang cukup sangat ampuh mencegah kram atau kelelahan otot akibat duduk terlalu lama selama perjalanan mudik Lebaran.(*)
Artikel Asli



