PSSI Khawatir Konflik AS Israel Iran Ganggu Kepulangan Pemain Timnas untuk FIFA Series 2026

mediaindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita

PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mencermati dampak konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran yang berpotensi memengaruhi jalur penerbangan pemain Timnas Indonesia yang merumput di Eropa menjelang FIFA Series 2026 di Jakarta.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengakui situasi geopolitik di Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran terkait perjalanan pemain menuju Indonesia. Ketegangan di kawasan tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu rute penerbangan internasional yang biasa digunakan pemain untuk kembali memperkuat skuad Garuda.

Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah turnamen mini FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Ajang ini mempertemukan empat negara dari konfederasi berbeda.

Baca juga : Siapa Saja Tokoh Senior Iran yang Tewas dalam Serangan AS-Israel?

Persiapan tim dinilai cukup singkat karena turnamen berlangsung menjelang libur Lebaran. Arya berharap pelatih John Herdman dapat memaksimalkan waktu yang tersedia untuk mempersiapkan tim.

"Ini FIFA Series, tapi sebentar lagi lebaran, pasti terputus juga. Jadi, mudah-mudahan dari persiapan maksimal," kata Arya kepada wartawan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Jumat (6/3).

Menurut dia, kekhawatiran utama saat ini adalah potensi gangguan penerbangan bagi para pemain yang berkarier di Eropa akibat konflik di Timur Tengah.

Baca juga : Jakarta Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Hadapi Lawan dari Tiga Konfederasi

"Tapi, juga saya sedikit khawatir mengenai hal ini penerbangan teman teman kalau yang bisa bertanding, dari Eropa dan sebagainya," ujarnya.

"Kita tahu situasi di Timur Tengah seperti itu. Nanti coba dicari cara bagaimana supaya apakah memungkinkan untuk terbang ke Indonesia atau tidak," lanjut Arya.

PSSI saat ini masih mempelajari berbagai kemungkinan rute perjalanan pemain menuju Indonesia, termasuk opsi penerbangan alternatif apabila jalur biasa terdampak situasi keamanan di kawasan tersebut.

"Situasi sekarang kita belum tahu bagaimananya, lewat mana. Apakah lewat Amerika Serikat atau tidak, kita belum tahu juga. Nanti kita lihat urgensi skuad skuadnya bagaimana, dari apakah pelatih bisa mencari langkah langkah. Nanti kita secara teknis akan melihat mana yang terbaik," jelas Arya.

FIFA Series 2026 di Jakarta akan diikuti empat tim, yakni Timnas Indonesia, Bulgaria, Saint Kitts and Nevis, serta Kepulauan Solomon. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis di SUGBK pada 27 Maret. Jika menang, Indonesia akan melaju ke final dan menghadapi pemenang laga Kepulauan Solomon melawan Bulgaria. (Ndf/P-3)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dorong Pertumbuhan Pariwisata, Wawali Makassar Dukung Rakernas II ASITA Sulsel
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Api di Timur Tengah, Bara di Timur Indonesia
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Perindo Optimistis Parliamentary Threshold Turun dari 4 Persen di Pemilu 2029
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Bitcoin Melesat Minggu Ini di Tengah Perang Iran, Safe Haven Bergeser?
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jadwal Liga Spanyol Akhir Pekan Ini (7-10 Maret): Celta Vigo vs Real Madrid, Athletic Bilbao vs Barcelona
• 14 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.