BEKASI, DISWAY.ID - Polres Metro Bekasi Kota tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelecehan seksual yang dilakukan terhadap seorang balita perempuan berinisial A oleh tetangganya sendiri, R.
Kejadian tersebut diduga terjadi di sebuah kontrakan yang terletak di wilayah Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.
Proses penyidikan itu pun menggandeng Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (SatPPA-PPO).
BACA JUGA:Bos Danantara: Pembangunan PLTS 13 GW Jadi Tahap Awal Target 100 GW Nasional
"Terkait itu, kami teris berproses dan kami masih melakukan penyelidikan," kata Kasat PPA-PPO Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Rosdiana Sirait di Bekasi pada Kamis, 5 Maret 2026.
Ibunda korban, FS (36), baru menyadari adanya keanehan pada anaknya yang kerap menangis. Ia merasa ada yang mengganjal ketika sang anak terus menerus menangis.
"Awalnya saya kira anak saya nangis terus karena pampersnya penuh. Saya ganti, tapi masih nangis juga. Saya pikir mungkin ukurannya kekecilan, akhirnya saya ganti dari ukuran L ke XL, tapi tetap nangis," jelas FS.
Kecurigaan itu semakin jelas saat sang buah merintih kesakitan ketika buag air kecil. Tidak hanya itu, terikan A pun semakin keras ketika bagian alat vitalnya disentuh saat dimandikan.
BACA JUGA:Pramono Perintahkan Satpol PP 'Sikat' Stiker QR Judi Online di Fasilitas Umum
"Kalau dia seperti kesakitan. Kalau dimandikan dan tersetuh di bagian kelaminnya dia nangis. Malam itu juga sempat dan meringis terus," paparnya.
Tak tega dengan keadaan yang dialami A, FS pun segera membawanya kepuskesmas untuk dilakukan pemeriksaan.
Saat dilakukan pemeriksaan barulah ditemukan keanehan pada alat vital korban yang tidak wajar. Untuk itu, bidan yang melakukan pemeriksaan menyarankan FS untuk melakukan pelaporan sampai visum ke polisi.
Kejadian ini pun kemudian dilaporkan ke piha berwajib dengan Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/B/3287/XII/2025/SPKT/PolresMetroBekasiKota/PoldaMetroJakarta tertanggal 24 Desember 2025.
BACA JUGA:Bombastis! Serangan Israel-AS ke Iran Telan 1 Miliar Dolar AS per Hari
"Pada hari yang sama, visum langsung dilakukan ke anak saya. Hasil visum baru diterima sekitar tiga bulan kemudain, hasilnya katanya ada benda tumpul masuk ke kemaluan anak saya," ungkap FS.
- 1
- 2
- »





