Truk Gandeng Tertabrak KA Blambangan Ekspres, Masinis dan Asisten Terluka

tvrinews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Puji Anugerah Leksono

TVRINews, Probolinggo

Sebuah truk gandeng bermuatan batu gamping tertabrak Kereta Api Blambangan Ekspres di perlintasan kereta api Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jumat dini hari (6/3/2026) sekitar pukul 00.40 WIB.

Akibat kejadian tersebut, masinis kereta api beserta asistennya mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Truk gandeng yang tertabrak KA Blambangan Ekspres itu terpental hingga keluar dari badan jalan. Muatan batu gamping yang dibawanya juga berserakan hingga ke area persawahan di sekitar lokasi kejadian.

Sejumlah saksi mata di lokasi menyebutkan, kecelakaan bermula ketika truk gandeng melaju dari arah timur ke barat. Pada saat yang sama, Kereta Api Blambangan Ekspres relasi Pasar Senen–Ketapang melintas dari arah utara ke selatan.

Diduga, pintu perlintasan kereta api tidak tertutup saat kereta hendak melintas, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras menyebabkan bak truk gandeng terpental, sementara lokomotif KA Blambangan Ekspres juga mengalami kerusakan cukup parah.

Masinis dan asistennya mengalami luka berat karena terjepit di bagian lokomotif. Keduanya kemudian dievakuasi dan dilarikan ke RSUD dr. Mohammad Saleh, Kota Probolinggo, untuk mendapatkan perawatan medis.

“Tidak ada korban jiwa, namun masinis dan asisten sudah dirawat di rumah sakit,” ujar Slamet Riyadi kepada awak media.

Menanggapi peristiwa tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 9 Jember yang wilayah kerjanya meliputi Probolinggo, melakukan investigasi guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Termasuk menelusuri informasi terkait pintu perlintasan kereta api yang disebut tidak tertutup saat kereta melintas.

“Kami akan melakukan investigasi terkait musibah ini untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan. Saat ini masinis dan asisten masih menjalani perawatan intensif karena mengalami luka berat akibat terjepit,” kata Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro.

Akibat kecelakaan tersebut, sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan. Kereta Api Blambangan Ekspres juga harus menunggu lokomotif pengganti sebelum melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Ketapang, Banyuwangi.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keluarga Aktivis Bekasi Minta Perlindungan LPSK, Susno Duadji: Jangan Takut Beri Keterangan
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Gus Yahya Sebut BoP Bisa Jadi Wadah Dorong Perdamaian Konflik Israel-AS dan Iran
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Sang Adik di Oman Ketakutan Dengar Dentuman Rudal, Keluarga PMI di Situbondo Cemas
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Karier Jane Callista Melejit di Awal 2026, Jadi Cinderella Hingga Duduk Juri Nasional
• 19 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pengasuh Ponpes Darut Taubah Ungkap Kronologi Puluhan Santri Jombang Diduga Keracunan Usai Buka Puasa
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.