WASHINGTON, KOMPAS.TV - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth mendesak negara-negara Amerika Latin mengadopsi pendekatan yang lebih agresif ke kartel narkoba.
Ia juga menyertakan peringatan jika hal itu tak dilakukan Pemerintahan Donald Trump mungkin akan bertindak secara sepihak di wilayah itu.
Pernyataan Hegseth muncul dalam konteks meningkatnya intervensi AS di wilayah tersebut, baik secara militer maupun dalam pemilihan umum.
Baca Juga: Trump Tolak Anak Khamenei Jadi Pemimpin Iran, Merasa Berhak Ikut Memutuskan
Selama beberapa bulan terakhir, Trump menggunakan “perang melawan narkoba” untuk menjustifikasi serangan ke kapal kecil yang telah membunuh 152 orang.
Juga peningkatan militer di sekitar Venezuela, usai penculikan terhadap Nicolas Maduro.
“Amerika siap menghadapi ancaman-ancaman ini dan melakukan serangan sendiri jika perlu,” ujarnya dikutip dari The Guardian.
“Namun, pilihan kami, dan tujuan konferensi ini adalah agar demi kepentingan kawasan ini, kita semua melakukannya bersama-sama dengan Anda,” tambahnya saat berbicara dalam konferensi dengan pemimpin pertahanan dari negara yang beraliansi dengan Trump di Komando Selatan AS di Miami.
Pada beberapa dekade terakhir, AS telah menginvestasikan jutaan dolar dalam bentuk bantuan militer ke sekutunya di Amerika Latin.
Namun, produksi kokain berada pada rekor tertinggi dan harga narkoba global berada pada titik terendah sepanjang sejarah.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : The Guardian
- pete hegseth
- amerika serikat
- amerika latin
- kartel narkoba
- donald trump





