BEKASI, KOMPAS.com — Video yang memperlihatkan dugaan percobaan pembegalan terhadap seorang perempuan di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, seorang pria yang diduga suami korban terlihat menabrakkan mobilnya ke arah pelaku untuk menggagalkan aksi kejahatan itu.
Video itu diunggah oleh akun Instagram @gobekasi.official dan langsung ramai diperbincangkan warganet.
Dalam narasi yang beredar, korban disebut mengalami pembegalan saat keluar rumah pada waktu sahur di sekitar kompleks tempat tinggalnya. Tanpa sepengetahuan korban, sang suami ternyata mengikuti dari belakang menggunakan mobil.
Baca juga: Wanita di Jakbar Ngaku Jadi Korban Begal Berkedok Debt Collector, Ini Kata Polisi
Saat melihat situasi mencurigakan, suami korban yang berada tidak jauh di belakang langsung berusaha menolong. Ia kemudian menabrakkan mobil yang dikendarainya ke arah para pelaku untuk menghentikan aksi tersebut.
Kapolsek Bekasi Selatan Komisaris Dedi Herdiana mengonfirmasi adanya peristiwa tersebut.
Menurutu Dedi, Kapolsek Bekasi Selatan Komisaris Dedi Herdiana mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB saat korban sedang mengendarai sepeda motor.
"Sementara suaminya mengendarai mobil dalam perjalanan pulang dari tempat kerja menuju rumah mereka di daerah Jatiasih,” kata Dedi saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (6/3/2026).
Dedi mengungkapkan, di tengah perjalanan korban dihampiri tiga pelaku yang mengendarai satu sepeda motor. Salah satu pelaku kemudian memepet korban dengan maksud merampas sepeda motor miliknya.
Melihat kejadian tersebut melalui kaca spion, suami korban langsung memutar arah mobil dan menabrakkannya ke arah para pelaku.
“Mobil tersebut mengenai salah satu pelaku hingga terjatuh, sementara dua pelaku lainnya melarikan diri,” jelasnya.
Baca juga: Begal Beraksi di Jelambar, Ngaku Polisi Diduga Todongkan Senpi
Dedi mengatakan, satu pelaku yang terjatuh telah ditangkap dan saat ini sedang menjalani proses hukum di Polsek Bekasi Selatan dengan sangkaan pencurian dengan kekerasan. Sementara itu, dua pelaku lainnya masih dalam pencarian.
“Untuk dua pelaku yang melarikan diri masih dilakukan pencarian. Petugas sudah melakukan pengejaran ke beberapa lokasi, namun hingga saat ini belum berhasil ditemukan,” kata Dedi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




