AS Laporkan Hasil Perang : Rudal Iran Berkurang 86%, Strategi AS Beralih ke Serangan Presisi

erabaru.net
9 jam lalu
Cover Berita

Pada Rabu (4 Maret 2026), Menteri Perang Amerika Serikat Pete Hegseth dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine memberikan pengarahan di Pentagon mengenai perkembangan terbaru Operasi “Epic Pury”. Mereka mengungkapkan bahwa kemampuan serangan Iran telah menurun tajam, sementara amunisi militer AS masih sangat mencukupi.

EtIndonesia.  Militer AS kini meningkatkan intensitas serangan dan memanfaatkan momentum dengan mengubah strategi—dari serangan besar jarak jauh menjadi serangan presisi yang lebih dalam ke wilayah Iran.

Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine mengatakan:“Jumlah rudal balistik yang diluncurkan Iran pada 3 Maret berkurang 86% dibandingkan hari pertama perang, dan 23% lebih sedikit dibandingkan 24 jam sebelumnya. Jumlah peluncuran drone serangan satu arah juga turun 73% dibandingkan awal konflik.”

Departemen Pertahanan AS melaporkan bahwa dalam empat hari serangan terhadap Iran, militer AS telah mencapai hasil besar, termasuk:

Menteri Perang Pete Hegseth mengatakan: “Angkatan udara Iran pada dasarnya sudah tidak ada lagi.  Kekuatan militer yang dibangun sejak 1996 itu telah dihancurkan pada 2026. Angkatan laut Iran kini tenggelam di dasar Teluk Persia.  Mereka tidak memiliki kemampuan tempur, tidak mampu membalas, telah dipukul telak, dihancurkan, dan dikalahkan—apa pun istilahnya.”

Ia juga mengungkapkan bahwa malam sebelumnya militer AS menenggelamkan kapal perang Iran “Soleimani”.

Hegseth kemudian memutar sebuah video yang menunjukkan sebuah kapal selam AS menenggelamkan kapal perang Iran di Samudra Hindia.

Ia menjelaskan: “Sebuah kapal selam Amerika bergerak di bawah kapal perang Iran. Kapal itu merasa aman di perairan internasional, tetapi kemudian dihantam torpedo dan tenggelam secara diam-diam.  Ini adalah pertama kalinya sejak Perang Dunia II kapal musuh ditenggelamkan oleh torpedo.”

Hegseth juga menyatakan bahwa pemimpin tertinggi Iran dan tokoh yang memerintahkan rencana pembunuhan terhadap Presiden AS Donald Trump telah tewas.

Sementara itu, anggota dewan pemerintahan sementara yang bertugas menunjuk pemimpin baru sebagian telah tewas, hilang, atau bersembunyi di bunker.

Ia menambahkan: “Para jenderal senior Iran, perwira menengah, hingga prajurit dari berbagai pangkat tidak dapat berkomunikasi atau berkoordinasi, apalagi melanjutkan operasi serangan.  Hal ini memberikan pukulan besar terhadap moral mereka.”

Menurut Hegseth, persediaan amunisi AS masih sangat cukup dan sistem pertahanan mereka sangat kuat. Militer AS juga telah mencegat ribuan rudal, sekaligus memindahkan lebih dari 90% pasukan keluar dari jangkauan serangan Iran.

Saat ini, militer AS meningkatkan serangan dan memperkirakan dalam waktu seminggu dapat sepenuhnya menguasai wilayah udara Iran, tanpa perlu mengerahkan pasukan darat.

Hegseth menegaskan: “Iran tidak memiliki kemampuan untuk melawan perang jangka panjang dengan kami.  Kami akan memastikan bahwa melalui kekuatan ofensif dan defensif kami, kami yang menentukan tempo dan arah pertempuran ini.”

Jenderal Dan Caine menjelaskan bahwa serangan militer AS kini meluas dari wilayah pesisir menuju pedalaman Iran. Sementara itu, rudal dan drone Iran menyerang tanpa target yang jelas dan memiliki akurasi rendah, yang mana menyebabkan korban warga sipil yang tidak bersalah.

Ia mengatakan: “Seiring perkembangan pertempuran, Komando Pusat AS pada hari keempat perang telah menyesuaikan strategi—  dari serangan jarak jauh di luar jangkauan musuh menjadi serangan presisi langsung di atas wilayah udara Iran.”

Sejak perang dimulai, pemerintah Iran telah memutus akses internet dan komunikasi di dalam negeri, sehingga informasi dari dalam negara sulit diperoleh.

Hegseth juga mendesak media untuk melaporkan situasi secara objektif.

Laporan oleh wartawan New Tang Dynasty Television, Ren Hao, dari Washington DC.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serial Petualangan Anak Hadir di Ramadan
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Sidang Chromebook Ungkap Ada Staf KSP Pernah Bersurat dengan Kemendikbud soal Pengadaan
• 12 jam lalukompas.com
thumb
PAN Dukung Langkah Prabowo Terlibat Penyelesaian Konflik Dunia
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan Siang-Malam, 16 dari 25 Titik Sudah Dikerjakan
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
[FULL] Pakar HI soal Konflik Iran Vs AS-Israel Memanas, Siapa Pihak yang Bisa Jadi Mediator?
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.