Mosaic Insurance menggandeng Munich Re untuk meluncurkan produk asuransi baru yang dirancang khusus bagi penyedia teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Melansir laman Reinsurance News, Jumat (6/3/2026), produk tersebut memberikan perlindungan finansial hingga EUR/USD/CAD 15 juta bagi pengembang dan vendor AI di seluruh dunia terhadap kerugian yang timbul akibat kegagalan kinerja sistem AI.
Kemitraan ini menggabungkan kemampuan underwriting Mosaic dengan platform evaluasi risiko AI milik Munich Re, yakni aiSure, dengan skema yang menanggung eksposur risiko yang umumnya tidak tercakup dalam polis cyber maupun technology errors and omissions (E&O) konvensional.
Dalam kerja sama tersebut, Mosaic bertanggung jawab atas proses underwriting serta pemasaran produk melalui jaringan spesialis siber internasionalnya. Sementara itu, Munich Re menyediakan keahlian teknis, analitik, serta pengalaman dalam pengelolaan risiko teknologi berbasis AI.
Head of AI Underwriting Mosaic, Dennis Bertram, mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan menghadirkan solusi praktis bagi pelaku industri yang mulai mengadopsi teknologi AI dalam operasional bisnisnya.
“aiSure menyediakan pengetahuan teknis, dan kami mengembangkannya dengan underwriting spesialis untuk menciptakan solusi yang praktis dan dapat diskalakan. Para underwriter cyber kami kini membawa produk ini ke pasar sehingga broker dan klien di seluruh dunia dapat menjawab salah satu pertanyaan komersial terpenting dalam AI: apa yang terjadi ketika teknologi tidak memberikan hasil yang diharapkan?," ujarnya.
Baca Juga: Tata Kelola dan Manajemen Risiko Jadi Kunci Pembenahan Industri Asuransi Nasional
Baca Juga: OJK Siapkan Reformasi RBC Industri Asuransi, Aturan Baru Berlaku 2027
Baca Juga: Penguatan Modal hingga Standar Global Jadi Agenda Utama Industri Asuransi 2026
Produk ini hadir sebagai jawaban bagi pelaku usaha yang khawatir terhadap ketidakpastian performa teknologi AI. Melalui skema tersebut, perusahaan dapat memperoleh perlindungan ketika model AI gagal memenuhi standar kinerja yang telah ditetapkan.
Adapun perlindungan yang diberikan mencakup potensi kesalahan atau hallucination pada model AI dan generative AIyang dapat menimbulkan kerugian finansial.





