Jokowi Sebut Fadia Bupati Pekalongan Pernah ke Rumahnya

kumparan.com
14 jam lalu
Cover Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq pernah ke rumahnya.

Jokowi menyampaikan itu saat menjawab pertanyaan wartawan soal momen Fadia meminta restu maju menjadi bupati periode kedua pada 2024.

Fadia kini ditahan KPK lantaran menjadi tersangka kasus korupsi.

“Ya beliau (Fadia) ke sini (rumah) untuk menyampaikan undangan pernikahan putra-putrinya,” ujar Jokowi, Jumat (6/3).

“Dan kalau urusan itu adalah urusan hukum, ya kita hormati. Biar hukum berjalan, terima kasih,” pungkasnya.

Kasus Fadia

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan perkara Fadia bermula pada 2022 lalu ketika Fadia baru setahun menjabat sebagai Bupati Pekalongan di periode pertamanya.

Fadia mendirikan perusahaan bernama PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) bersama Mukhtaruddin Ashraff Abu (suami Fadia yang merupakan Anggota DPR) dan Muhammad Sabiq Ashraff (anak Fadia yang merupakan Anggota DPRD Pekalongan).

Perusahaan tersebut terus-menerus memenangkan tender di lingkungan Pemkab Pekalongan.

Asep menyebut bahwa sepanjang tahun 2023-2026, terdapat transaksi masuk ke PT RNB senilai Rp 46 miliar. Bersumber dari kontrak antara PT RNB dan Perangkat Daerah di Pemkab Pekalongan.

Dari uang tersebut, KPK menyebut yang digunakan untuk pembayaran gaji pegawai outsourcing hanya sebesar Rp 22 miliar. Sisa di antaranya, dinikmati dan dibagikan kepada keluarga Bupati dengan total mencapai Rp19 miliar (sekitar 40%) dari total transaksi.

Atas perbuatannya, Fadia dijerat dengan Pasal 12 huruf i dan Pasal 12B UU Tipikor juncto Pasal 127 ayat 1 KUHP.

Kata Fadia

Fadia Arafiq membantah telah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK. Dia mengaku tak ada barang bukti yang disita darinya.

"Saya tidak OTT, saya tidak ada barang apa pun yang diambil, dan pada saat penangkapan saya apa mereka menggerebek ke rumah," kata Fadia saat digiring menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3).

"Saya sedang sama pak Gubernur Jawa Tengah (Ahmad Luthfi). Jadi saya tidak ada OTT apa pun, barang serupiah pun, demi Allah nggak ada," ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tolak Wajib Militer, Pelajar Jerman Mogok Sekolah Lagi
• 52 menit laludetik.com
thumb
Arne Slot Puas Liverpool Sukses Balas Dendam atas Wolves
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Wagub Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Rumah Bersama yang Aman dan Inklusif
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Keanggotaan BOP Dinilai Bertentangan dengan Gagasan Bung Karno
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
UGREEN x Iqbaal Ramadhan, Menginspirasi Anak Muda untuk Activate Your Beat
• 2 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.