JAKARTA, KOMPAS.TV — Cuaca di sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan.
BMKG menyebut kondisi itu dipengaruhi oleh berbagai dinamika atmosfer, mulai dari penguatan monsun Asia, aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO), hingga keberadaan beberapa bibit siklon tropis di sekitar Indonesia.
BMKG mencatat pada periode 2–4 Maret 2026 telah terjadi hujan dengan intensitas lebat di sejumlah wilayah Indonesia.
Curah hujan tertinggi tercatat di Jawa Tengah sebesar 77,2 mm per hari, diikuti Jawa Timur 72,5 mm per hari, Sumatera Barat 67,5 mm per hari, Nusa Tenggara Timur 63,2 mm per hari, Jambi 57,5 mm per hari, dan Jawa Barat 53,1 mm per hari.
Baca Juga: BMKG Ingatkan Risiko Karhutla 2026 Meningkat, Cuaca Lebih Kering dari Tahun Lalu
Selain itu, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang juga tercatat terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia selama periode tersebut dengan curah hujan yang bervariasi.
Pengaruh Dinamika AtmosferBMKG menjelaskan bahwa tingginya intensitas hujan di Indonesia merupakan hasil dari interaksi kompleks berbagai dinamika atmosfer.
Beberapa faktor utama yang berkontribusi antara lain keberadaan tiga bibit siklon tropis di selatan Indonesia, yakni 90S, 93S, dan 92P.
Selain itu, pertemuan angin monsun dari utara dengan aliran baratan dari Samudra Hindia di wilayah selatan Indonesia juga memperkuat proses pembentukan awan hujan.
Kondisi tersebut diperkuat oleh aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) yang saat ini berada pada fase 5 atau Maritime Continent.
Fenomena atmosfer lain seperti gelombang Equatorial Rossby dan gelombang Kelvin juga terpantau aktif dan berkontribusi meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di bagian selatan.
Tiga Bibit Siklon Tropis di Sekitar IndonesiaDalam analisis dinamika atmosfer sepekan ke depan, BMKG memprediksi tiga bibit siklon tropis masih memengaruhi kondisi cuaca di kawasan sekitar Indonesia.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG DKI Jakarta Besok, 6 Maret 2026: Hujan Berpotensi Terjadi Sejak Siang Hari
Bibit Siklon Tropis 90S diprediksi berada di Samudra Hindia barat daya selatan Jawa Timur dengan kecepatan angin maksimum sekitar 35 knot dan tekanan udara minimum 998 hPa.
Sistem ini bergerak ke arah timur dan diprakirakan akan melemah dalam 48 hingga 72 jam ke depan.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- BMKG cuaca sepekan ke depan
- hujan lebat Maret 2026
- bibit siklon tropis 90S 93S 92P
- prakiraan cuaca BMKG
- pengaruh MJO Indonesia
- monsun Asia menguat





