Bisnis.com, JAKARTA - Legenda sepak bola asal Argentina, Lionel Messi bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Gedung Putih, Jumat (6/3/2026).
Sebagai info, Gedung Putih mengundang Inter Miami sebagai jawara Major League Soccer (MLS) mengalahkan Vancouver Whitecaps.
Messi berdiri di depan sebagai perwakilan tokoh, sekaligus sosok Most Valuable Player (MVP) liga selama dua musim berturut-turut.
Secara umum Trump hanya ingin memberikan selamat, bahkan bisa mencairkan suasana dengan beberapa lelucon.
Misalnya, soal rivalitas dengan Cristiano Ronaldo, juga secara tersirat memuji Messi bisa jadi lebih baik dari Pele, pesepakbola legendaris Brasil.
"Saya mengikuti sepak bola sejak Pele. Siapa lebih baik, dia [Messi] atau Pele? Sepertinya dia lebih baik, bukan begitu?" ungkap Trump sembari menunjuk Messi di depan para koleganya, disambut tepuk tangan.
Baca Juga
- Lionel Messi Selamat dari Hukuman usai Kejar-kejar Wasit
- Skenario Head to Head Messi vs Ronaldo di Piala Dunia 2026
- Rencana Hidup Lionel Messi setelah Pensiun
Selain bicara soal sepak bola, Trump juga menyinggung soal konflik Iran yang kini sedang memanas.
Trump membuka pidato soal konflik Iran, bahkan secara tersirat akan terus mendukung Israel untuk melanjutkan agresi militer.
Pertemuan diakhiri dengan pemenang delapan kali Ballon d'Or itu menyerahkan bola Inter Miami yang bertanda tangan.





