JAKARTA, KOMPAS.com – Gerbang kantor Wali Kota Jakarta Selatan di Jalan Prapanca Raya, Kebayoran Baru, dirusak massa yang mengatasnamakan mahasiswa pada Jumat (6/3/2026) siang.
Dalam aksinya, mereka menilai masih ada beberapa tempat hiburan di Jakarta Selatan yang tetap beroperasi selama Ramadan 1447 Hijriah.
“Iya mereka (pengunjuk rasa) merusak pagar,” kata Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Selatan, Dirhamul Nugraha, Jumat (7/3/2026), dikutip dari Wartakotalive.com.
Baca juga: Delpedro Bebas dari Dakwaan Hasut Demo, Ibunda: Ternyata Ada Keadilan
Dirhamul mengatakan pihaknya sempat menanyakan lokasi tempat hiburan yang tetap buka agar dapat ditindak, namun pengunjuk rasa enggan menyebutkannya.
“Kita tanya di mana tempat hiburan yang buka biar kita tindak,” ujarnya.
Dirhamul menambahkan, para pengunjuk rasa meminta bertemu pimpinan Pemkot Jakarta Selatan pada Senin mendatang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
“Ya, mereka meminta bertemu pimpinan Senin besok,” kata Dirhamul.
Sebelum pengerusakan itu terjadi, sejumlah polisi telah mengamankan lokasi sejak aksi dimulai.
Baca juga: Delpedro Marhaen Cs Sujud Syukur Usai Divonis Bebas Kasus Penghasutan Demo Agustus
Beberapa petugas membentuk barikade di depan gerbang, sementara yang lain bersiaga di dalam kantor untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Setelah beberapa waktu berorasi, massa akhirnya membubarkan diri.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang