Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan pemerintah menangguhkan seluruh pembahasan terkait Board of Peace atau BoP di tengah meningkatnya eskalasi di Timur Tengah.
Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan saat ini pemerintah fokus memastikan keselamatan WNI di wilayah konflik tersebut.
“Dan sebagaimana yang disampaikan oleh Pak Menlu (Sugiono) juga beberapa hari yang lalu bahwa segala pembahasan tentang Board of Peace saat ini ditangguhkan atau istilahnya on hold,” kata Yvonne Mewengkang dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (6/3).
“Fokus diplomasi Indonesia saat ini adalah memastikan keselamatan dan pelindungan kita terhadap warga negara Indonesia di wilayah terdampak konflik. Kami juga fokus menyiapkan langkah-langkah antisipatif dalam menghadapi dampak eskalasi tersebut,” lanjutnya.
Yvonne menekankan bahwa partisipasi Indonesia dalam berbagai mekanisme internasional didasarkan pada politik luar negeri bebas aktif.
Kemlu juga memastikan bahwa setiap langkah yang diambil bertujuan untuk kepentingan nasional Indonesia.
"Dan dapat kami tekankan sekali lagi bahwa setiap keputusan terkait partisipasi Indonesia dalam berbagai mekanisme internasional akan didasarkan pada pertimbangan politik luar negeri bebas aktif, kepentingan nasional kita—saya tekankan lagi kepentingan nasional kita—serta perkembangan situasi di lapangan," pungkasnya.





