Trump Pastikan Siapa pun Pemimpin Iran Tidak Akan Megancam

eranasional.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM — Presiden Amerika Serikat Donald Trump memastikan siapa pun yang akan memimpin Iran setelah perang gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel tidak akan mengancam negara-negara tetangganya maupun AS.

“AS akan memastikan siapa pun yang memimpin negara itu selanjutnya, Iran tidak akan mengancam Amerika atau para tetangganya. Israel, siapa pun,” ujar Trump seperti dikutip Antara melalui Anadolu, Jumat (6/3/2026).

Jauh sebelum ini dimulai, lanjut Trump menambahkan, mereka mencoba mengincar seluruh Timur Tengah (Timteng). Kendati demikian, Trump menegaskan dirinya datang untuk menghancurkan “pesta” mereka.

Sebelumnya, Trump juga menuntut agar dirinya memiliki hak pribadi dalam memilih pemimpin baruIran, seperti yang dia lakukan dalam menentukan pemimpin Venezuela setelah Nicolas Maduro, presiden negara itu, ditangkap pasukan Amerika pada Januari lalu dan diekstradisi ke AS.

“Saya harus terlibat dalam penunjukan itu, seperti (penunjukan) Delcy Rodriguez di Venezuela,”katanya kepada Axios.

Remehkan Mojtaba Khamenei 

Trump bahkan meremehkan Mojtaba Khamenei, putra Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei-yang terbunuh dalam serangan-dan disebut sebagai kandidat kuat penerusnya, sebagai “tokoh yang tidak berpengaruh”.

Trump menegaskan dirinya tidak akan menerima pemimpin baru Iran yang akan melanjutkan kebijakan Khamenei.

Karena menurutnya hal itu bisa menyeret AS kembali berperang dalam lima tahun. Lebih lanjut Trump ingin seseorang yang akan membawa harmoni dan perdamaian bagi Iran.

“Kalian akan memiliki kesempatan, setelah bertahun-tahun, untuk merebut kembali negara Anda, menerima kekebalan. Kami akan memberi kalian kekebalan dan kami akan memberi kalian sisi sejarah yang benar, karena memang seperti itulah adanya. Jadi, Anda akan benar-benar aman dengan kekebalan penuh,” tegasnya.

Trump juga turut mendesak para diplomat Iran di seluruh dunia untuk meminta suaka dan membantu AS membentuk Iran yang disebut baru dan lebih baik dengan potensi besar.

“Negara ini memiliki potensi besar, masa depan yang jauh lebih baik untuk Iran. Ini baru dimulai. Saya pikir masa depannya akan sangat baik,” tandas Trump.

Sebagai informasi tambahan, Iran belum mengumumkan pemimpin tertinggi barunya sejak Ayatollah Ali Khamenei dan puluhan pejabat senior Iran lainnya tewas setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel diluncurkan pada Sabtu (28/2) lalu.

Meskipun tidak memegang jabatan resmi, Mojtaba Khamenei dianggap sebagai anak Khamenei yang paling berpengaruh.

Mojtaba juga pernah dikenai sanksi oleh Departemen Keuangan AS pada 2019 dan dikaitkan dengan pasukan Basij yang digunakan untuk menekan protes setelah pemilu Iran yang dipersengketakan pada 2009.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Depan Messi, Trump Bicara Perang AS-Israel VS Iran: Kami Hancurkan Misil Mereka Setiap Jam
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
WN Thailand Weerapat Phongwan Divonis Seumur Hidup Kasus 1,9 Ton Sabu Sea Dragon
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Sabtu 7 Maret 2026
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
BNPB Ingatkan Potensi Kebakaran Hutan Mulai Muncul di Sejumlah Wilayah
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Kronologi Kasus Bibi Kelinci: Berawal dari Unggahan CCTV, Owner Jadi Tersangka
• 2 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.