FAJAR, BIRMINGHAM – Dunia bulutangkis dikejutkan oleh ledakan performa ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Tanpa ampun, mereka menggilas unggulan ketiga dunia asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang, di babak perempat final All England 2026 dengan skor telak 21-18, 21-12, Jumat (6/3).
Kemenangan ini bukan sekadar angka. Raymond/Joaquin kini resmi memikul beban sejarah sebagai satu-satunya napas Indonesia yang tersisa di turnamen paling prestisius sejagat raya ini.
Saat wakil-wakil unggulan Merah Putih lainnya berguguran, pasangan ini justru tampil “gacor” dan membuktikan diri sebagai pahlawan baru di Utilita Arena.
Mental Baja: Tekanan Bukan Beban!
Meski menyadari bahwa harapan seluruh rakyat Indonesia kini tertuju hanya pada pundak mereka, Raymond Indra mengaku enggan terbebani.
“Tekanan jadi satu-satunya wakil Indonesia di semifinal pasti ada, tapi kami tidak mau menjadikan itu sebuah beban. Kami hanya ingin melakukan yang terbaik untuk Indonesia,” tegas Raymond dengan penuh percaya diri.
Kunci kemenangan telak atas ganda China tersebut diakuinya berkat kedisiplinan taktik. Mereka tampil agresif dan mengambil inisiatif serangan sejak servis pertama dilakukan, membuat Liang/Wang tak berkutik di bawah tekanan.
Pembuktian Berkelas bagi Sang Peragu
Sementara itu, Nikolaus Joaquin mengirimkan pesan menohok bagi siapa pun yang sempat meremehkan kapasitas mereka. Melaju ke semifinal All England adalah pernyataan tegas bahwa mereka bukan sekadar pelapis.
“Kami mau membuktikan untuk semua yang meragukan kami bahwa kami bisa!” ujar Joaquin.
“Mindset kami hari ini adalah sama-sama punya kesempatan menang. Kami memang ingin melawan senior di atas kami dan Puji Tuhan, kami berhasil.”
Menatap Final: Mohon Doa Restu
Keajaiban di Birmingham belum berakhir. Besok, Raymond/Joaquin akan bertarung di partai semifinal demi tiket ke partai puncak.
Dukungan dan doa seluruh masyarakat Indonesia sangat dibutuhkan agar pasangan ini bisa terus melaju dan mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi.
Di babak semifinal, Raymond/Joaquin akan menghadapi juara bertahan sekaligus unggulan pertama dari Korea, yakni Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Statistik Pertandingan (MD-QF):
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Liang Wei Keng/Wang Chang (Unggulan 3/China)
Hasil Akhir: 21-18, 21-12 (Straight Game)





