REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Kementerian Luar Negeri China enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai bentuk dukungan lain yang diberikan negara tersebut kepada Iran pascaserangan Amerika Serikat dan Israel. China mendukung kedaulatan Iran.
"China menentang serangan militer AS dan Israel terhadap Iran yang melanggar hukum internasional. Kami mendukung Iran dalam menjaga kedaulatan, keamanan, integritas teritorial, dan martabat nasionalnya serta dalam menegakkan hak dan kepentingannya yang sah dan sesuai hukum," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (6/3).
Baca Juga
Jadi Pusat Penerbangan Dunia, Bandara Dubai Rugi Rp15 Miliar Per Menit Akibat Perang
Ogah Tunduk Perintah Trump, Faksi Iran Gempur Halliburton Milik AS, Gudang Bahan Kimia Terbakar
Iran Bukan Venezuela, Ini Mengapa Keinginan Trump Tunjuk Pengganti Khamenei Dinilai Cuma Angan-Angan
Mao Ning menjawab pertanyaan wartawan soal pernyataan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi yang mengatakan bahwa Rusia dan China terus mendukung Iran secara politik di tengah operasi militer AS dan Israel di Timur Tengah.
Namun Mao Ning tidak menjelaskan mengenai dukungan apa selain politik yang diberikan kepada Iran. "China selalu menganjurkan penyelesaian masalah melalui cara politik dan diplomatik. Kami menyerukan penghentian segera tindakan militer untuk mencegah konflik menyebar dan meluas serta menghindari eskalasi situasi lebih lanjut," tambah Mao Ning.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)