Grid.ID - Kirana Larasati kini menekuni olahraga ekstrem berupa menyelam. Meski olahraga yang digemarinya itu memiliki risiko tinggi, namun diakui Kirana Larasati dirinya takut mati.
Salah satu ketakutan Kirana Larasati di tengah hobi menyelamnya yaitu meninggal dunia. Terlebih, ketakutan tersebut semakin besar ketika artis 38 tahun itu teringat akan sang anak.
“Saya takut mati. Saya takut ketika ingat anak saya,” ujar Kirana Larasati saat ditemui di kawasan Petogogan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).
Kirana Larasati memiliki impian untuk hidup lebih lama dan lebih bahagia. Dia juga menilai bahwa ketakutan dapat menjadi sesuatu yang baik dalam diri setiap orang.
“Saya selalu ingat saya mau hidup lebih lama dan saya mau hidup bahagia,” katanya.
“Menurut saya mempunyai suatu ketakutan adalah sesuatu yang baik untuk setiap manusia, setiap orang karena dengan adanya sedikit ketakutan itu, kita jadi berhati-hati. Jadi tidak sombong, jadi tidak menggampangkan sesuatu,” lanjutnya.
Meskipun demikian, Kirana Larasati tak menghilangkan sifat percaya diri yang dimiliki. Di samping itu, ketakutan pun membuat dirinya lebih berhati-hati.
“Jadi apakah percaya diri? Percaya diri, harus percaya diri. Ini merupakan suatu kegiatan ekstrem ya,” katanya.
“Tetapi apakah ada takut? Ada takutnya. Saya ada takutnya. Saya tidak mau melakukan kesalahan sehingga amit-amit tidak bisa kembali lagi ke atas. Fear is good,” tutup Kirana Larasati.
Kirana Larasati memulai kegiatan di dunia selam atau diving sejak 2018 lalu. Peristiwa 13 anak terjebak di gua di Thailand menjadi pemicu Kirana Larasati tertarik mencoba dunia diving.
Kirana Larasati tak main-main untuk hobinya itu. Aktris yang juga instruktur selam itu baru saja memecahkan Rekor Muri sebagai penyelam perempuan pertama dengan kedalaman lebih dari 271 meter. (*)
Artikel Asli




