Abpednas Perkuat Sinergi Program Jaga Desa di Kabupaten Bogor

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Ratusan peserta menghadiri kegiatan konsolidasi program penguatan desa yang digelar di sebuah gedung olahraga di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/3/2026). (Sumber: Dok. Kejaksaan Agung)

KOMPAS.TV - Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) yang diwakili oleh Dewan Pengawas Prof. Dr. Reda Manthovani menghadiri sekaligus memberikan penguatan dalam kegiatan konsolidasi program "Jaga Desa" (Jaksa Garda Desa) yang berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Pakansari, Kabupaten Bogor. 

Pertemuan ini mempertemukan unsur Kejaksaan, Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Kabupaten Bogor, serta jajaran pengurus Abpednas dalam upaya memperkuat pengawasan dan tata kelola pemerintahan desa agar berjalan sesuai koridor hukum.

Dalam arahannya, Prof. Dr. Reda Manthovani menekankan bahwa program Jaga Desa dapat menjadi jembatan kolaborasi antara aparat penegak hukum dan perangkat desa.

Menurutnya, fungsi pengawasan yang dijalankan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) perlu berjalan beriringan dengan pendampingan hukum dari Kejaksaan. Sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan rasa aman bagi kepala desa dan perangkatnya dalam mengelola dana desa.

Kegiatan konsolidasi ini juga menjadi momentum untuk mendorong integrasi kebijakan antara Kementerian Dalam Negeri dan Kejaksaan dalam pembinaan aparatur desa di Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Kejaksaan Agung Perkuat Program Jaga Desa di Bogor untuk Kawal Dana Desa

Upaya pencegahan tindak pidana korupsi di tingkat desa, menurutnya, harus dimulai dari pemahaman regulasi yang kuat serta koordinasi yang baik antar lembaga. Dengan keterlibatan aktif Abpednas, diharapkan setiap aspirasi masyarakat desa dapat dikawal secara transparan dan akuntabel sesuai prinsip pengelolaan anggaran negara.

Pemerintah Kabupaten Bogor menyambut baik keterlibatan Abpednas dalam memberikan edukasi hukum kepada aparatur desa.

Pendampingan dari unsur pengawasan desa dan aparat penegak hukum dinilai penting untuk memitigasi potensi risiko hukum dalam pengelolaan anggaran desa, terlebih Kabupaten Bogor memiliki jumlah desa yang besar dengan alokasi anggaran yang signifikan.

Menutup rangkaian acara di Pakansari, Prof. Reda Manthovani mengajak seluruh anggota Abpednas untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas desa. Beliau berharap kolaborasi antara Kejaksaan, Kemendagri, dan Pemerintah Daerah ini tidak berhenti pada seremonial belaka, melainkan menjadi aksi nyata yang berkelanjutan. 

Penulis : Natalia-Frederica

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Advertorial
  • Jaga Desa
  • Abpednas
  • Perangkat Desa
  • Dana Desa
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rudal Balistik Iran Serang Kilang Minyak Arab Saudi dan Irak
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mudik Lebaran 2026, Jumlah Angkutan Laut di Pelabuhan Sampit Bertambah 
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Yusril ke Delpedro Marhaen dkk: Ganti Rugi Harus lewat Praperadilan
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Bamsoet Minta Penegakan Hukum Tak Bergantung pada Viralitas Kasus
• 7 menit laludetik.com
thumb
Richard Lee Resmi Ditahan, Sering Mangkir Pemeriksaan Tapi Aktif di Medsos
• 17 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.