FAJAR, GOWA — Musisi lokal Sir Sandhi merilis single terbarunya berjudul “Dan Pergilah”. Lagu tersebut resmi diluncurkan pada Sabtu, 7 Maret 2026, dan menjadi karya ketujuh yang ia rilis.
Dalam lagu ini, Sir Sandhi berkolaborasi dengan Najwa Hasyim Ali atau Nahsya, siswi kelas IX di salah satu SMP di Kabupaten Gowa. “Dan Pergilah” sekaligus menjadi debut Nahsya di dunia musik.
Kolaborasi tersebut bermula dari kegiatan ekstrakurikuler, di mana Sir Sandhi menjadi pembimbing Nahsya. Dari proses belajar itulah keduanya kemudian mengembangkan ide hingga menjadi sebuah lagu yang kini telah dirilis di berbagai platform digital.
Sir Sandhi menilai Nahsya memiliki karakter vokal yang kuat dan cocok dengan lagu yang ia ciptakan.
“Coba dengar sendiri karakter vokalnya, sangat kuat dan unik. Saya mengenalnya bukan hanya sebagai murid, tetapi sebagai pribadi yang teguh. Itu akan sangat membantu perkembangannya di dunia musik. Selain itu, warna vokalnya sangat matching untuk lagu ini.” ujarnya.
Bagi Nahsya, pengalaman tersebut menjadi langkah awal dalam perjalanan musiknya. Remaja berusia 16 tahun itu mengaku sudah menyukai musik sejak kecil.
Ia kerap bernyanyi dan bermain gitar, apalagi kedua orang tuanya juga memiliki latar belakang musik.
“Sejak kecil saya suka bernyanyi dan bermain gitar. Orang tua saya juga memiliki basic musik. Saat mendapat kesempatan dari Sir Sandhi, saya merasa sangat beruntung. Beliau sangat berpengalaman dan banyak ilmu yang saya dapatkan selama proses rekaman hingga rilis lagu. Semoga single ini bisa menarik perhatian banyak pendengar.” ujarnya.
Nahsya juga mulai membangun identitas kreatif dengan nama MidnNahsya. Nama tersebut diambil dari gabungan kata midnight dan Nahsya, yang menurutnya merepresentasikan suasana yang dekat dengan dirinya.
Ia mengaku sering mendapatkan inspirasi saat malam hari, terutama ketika menulis lirik lagu atau puisi.
Sementara itu, Sir Sandhi menjelaskan bahwa “Dan Pergilah” mengangkat cerita tentang seseorang yang akhirnya merelakan pasangannya pergi setelah melalui hubungan yang penuh naik turun.
Meski liriknya bernuansa emosional, aransemen musik lagu tersebut justru dibuat lebih ringan dan ritmis.
“Liriknya sebenarnya cukup dark, seseorang yang membiarkan pasangannya pergi karena hubungan yang naik turun. Tetapi aransemen musiknya dibuat lebih beat dan ringan sehingga pendengar tetap bisa menikmatinya dengan rasa bahagia.” katanya.
Sebelumnya, Sir Sandhi telah merilis sejumlah lagu seperti “Hanya Dirimu” (2020), “Thinking of You” (2022), “Cinta Jarak Jauh” (2023), serta tiga lagu pada 2024 yakni “Rindu yang Sama”, “For You”, dan “Kusebut Kau Teman”.(an)





