Kelola Kekayaan Alam dengan Amanah, Hilirisasi Jadi Kunci

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kekayaan alam Indonesia, termasuk sektor pertambangan, merupakan amanah yang harus dikelola dengan tanggung jawab dan keberlanjutan. Pengelolaan yang berlandaskan nilai moral dan kemaslahatan menjadi fondasi agar sumber daya tersebut benar-benar memberi manfaat bagi bangsa.

Dalam momentum Ramadan, Tokoh agama Husein Ja'far Al Hadar berharap seluruh pemangku kepentingan tidak melihat sektor industri pertambangan semata sebagai bisnis, tetapi sebagai titipan yang harus dijaga secara etis.

“Kita ini khalifah, pemimpin di muka bumi, bukan penguasa. Maka tambang adalah amanah, bukan sekadar komoditas ekonomi,” ujar Tokoh agama Husein Ja'far Al Hadar menyampaikan hal tersebut dalam acara Buka Puasa Grup MIND ID Bersama Media, Kamis (5/3/2026). 

Ia memaparkan tiga prinsip dalam mengelola karunia Tuhan seperti mineral dan sumber daya alam. Pertama, aktivitas pertambangan harus dijalankan dengan moral dan etika.

Halal tidak hanya menyangkut zat, tetapi juga proses. Pengelolaan tambang tidak boleh merusak lingkungan, tidak mengabaikan nilai kemanusiaan, dan tidak melanggar tanggung jawab sosial.

“Mineral halal bukan hanya karena bendanya, tapi karena cara mendapatkannya tidak merusak dan tidak melanggar nilai,” katanya.

Kedua, pengelolaan tambang harus dilandasi rasa syukur. Mengolah mineral dan mendorong hilirisasi dipandang sebagai bentuk syukur atas karunia Tuhan, sekaligus upaya menghadirkan nilai tambah bagi bangsa.

“Mengelola dan memberi nilai tambah pada mineral itu bentuk syukur. Ketika kita mengelola dari hulu sampai hilir, kita sedang menjaga amanah dan menjadi tuan di negeri sendiri,” ujarnya.

Ketiga, tujuannya adalah maslahat. Orientasi pengelolaan sumber daya harus berbasis ekologi, bukan egologi. Manfaatnya harus dirasakan bersama, bukan hanya oleh segelintir pihak.

“Prinsipnya kebaikan bersama. Tambang harus memberi nilai tambah bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan,” tuturnya.

Baca Juga: MIND ID Dukung Kebijakan Energi, Wujudkan Swasembada Nasional

Baca Juga: MIND ID Resmikan Smelter Mempawah, Targetkan Devisa Rp52 Triliun

Ia menegaskan, seluruh aturan Tuhan pada dasarnya ditujukan untuk kebaikan manusia. Karena itu, pengelolaan sumber daya alam harus diarahkan agar menjadi rahmat, bukan sumber kerusakan.

“Kalau kita sadar ini amanah, maka yang lahir bukan keserakahan, tapi tanggung jawab. Di situlah kekayaan alam bisa menjadi kemaslahatan bagi bangsa,” kata Husein Ja’far.

Pesan yang disampaikan Husein Ja’far menegaskan bahwa setiap program keberlanjutan bukan sekadar pilihan, melainkan fondasi dalam mengelola kekayaan alam.

Dengan kesadaran bahwa sumber daya adalah amanah, pengelolaan tambang seperti yang telah dilakukan Grup MIND ID diharapkan mampu menjadi meningkatkan nilai tambah dan kemaslahatan bagi bangsa, hari ini dan di masa depan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ada Peran Arthur Irawan di Balik Kemenangan Persik atas PSBS di BRI Super League 2025/2026
• 19 jam lalubola.com
thumb
Pertamina Jelaskan soal Stok BBM 21 Hari, Minta Masyarakat Tetap Tenang
• 14 jam laludetik.com
thumb
Kabar Gembira! 4 Bansos Ini Cair Sebelum Lebaran 2026, Cek Penerimanya Disini
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Sinopsis Drama China Mo Li, Kisah Pernikahan Politik Bai Lu dan Ryan Cheng yang Berujung Balas Dendam dan Perebutan Tahta
• 22 jam lalugrid.id
thumb
Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemkot Semarang Gelar Operasi Pasar | KOMPAS SIANG
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.