Sinopsis Drama China Mo Li, Kisah Pernikahan Politik Bai Lu dan Ryan Cheng yang Berujung Balas Dendam dan Perebutan Tahta

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Drama China Mo Li merupakan drama romantis berlatar sejarah yang disutradarai oleh Lin Yufen, Liang Shengquan, dan Liu Zhijun. Serial ini dibintangi oleh Bai Lu dan Ryan Cheng sebagai pemeran utama serta diadaptasi dari novel karya Feng Qing.

Drama Mo Li dirumorkan akan tayang pada 26 Juni 2026 dengan total 40 episode. Serial ini nantinya dapat disaksikan melalui platform streaming resmi WeTV. Berikut sinopsis drama China Mo Li.

Ye Li (Bai Lu) merupakan putri sulung dari keluarga Ye yang harus menjalani pernikahan politik. Ia menikah dengan Pangeran Ding yang kesehatannya buruk dan menggunakan kursi roda, yaitu Mo Xiuyao (Ryan Cheng).

Pada hari yang sama, keluarga Ye juga menikahkan putri kedua mereka, Ye Ying, dengan Pangeran Li bernama Mo Jingli. Pernikahan ganda ini membuat hubungan antara keluarga kerajaan dan keluarga Ye semakin rumit.

Ye Li sendiri merupakan keturunan dari garis keturunan Lishan yang pernah mengalami tragedi besar. Ia bahkan pernah dikurung di pegunungan selama delapan tahun sebelum akhirnya kembali ke dunia luar.

Setelah menikah, Ye Li terlihat tenang dan patuh sebagai istri Pangeran Ding. Namun di balik sikapnya yang tenang, ia diam-diam menyusun rencana untuk membalas dendam kepada para pejabat yang pernah menyakiti klan Lishan.

Satu per satu orang yang terlibat dalam penderitaan klannya mulai disingkirkan oleh Ye Li. Tindakannya yang penuh perhitungan ini perlahan menimbulkan kecurigaan dari suaminya sendiri, Mo Xiuyao.

Mo Xiuyao (Ryan Cheng) ternyata juga menyimpan rahasia dan tujuan pribadinya. Ia pun memiliki rencana balas dendam terhadap orang-orang yang telah menghancurkan hidupnya.

Awalnya Ye Li dan Mo Xiuyao berjalan di jalur masing-masing dengan rencana mereka sendiri. Namun tindakan keduanya seperti melempar batu besar ke danau yang tampak tenang, sehingga mengguncang situasi politik di kerajaan.

Di sisi lain, Mo Jingli yang sejak kecil berteman dengan Ye Li dikenal dengan julukan memalukan sebagai “Pangeran Opera”. Meski begitu, ia diam-diam menyusun rencana besar untuk merebut takhta kekaisaran.

Pada akhirnya, Ye Li dan Mo Xiuyao memutuskan untuk bekerja sama. Mereka membantu kaisar muda memperkuat kekuasaan, menggagalkan konspirasi Marquis Muyang dan Mo Jingli, serta mengembalikan perdamaian dan ketertiban di kerajaan.(*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lewat SSB Bogor United Asuhannya, Gunawan Dwi Cahyo Berharap Lahirkan Banyak Pemain Muda Berbakat
• 13 jam lalubola.com
thumb
Restoran di Surabaya Ketahuan Nekat Jual Minuman Beralkohol Selama Ramadan
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Hamish Daud Tetap Berangkat Umrah di Tengah Isu Konflik Timur Tengah
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Tukang Parkir di Jaksel Ditangkap Usai Tempel Stiker Barcode Ini di Motor
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
THR Pensiunan 2026 Sudah Cair 97 Persen, TASPEN Percepat Penyaluran Lewat Transformasi Digital
• 7 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.