BYD Seal Baru Resmi Dijual, Ngecas Baterainya Cuma 5 Menit

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Beijing, VIVA – BYD Seal menjadi salah satu sedan listrik yang populer di banyak negara, termasuk Indonesia. Kendaraan asal China ini baru saja hadir dengan beberapa pembaruan, termasuk peningkatan teknologi dibandingkan versi sebelumnya dan resmi diluncurkan di negara asalnya pada 5 Maret kemarin.

BYD Seal EV terbaru dipasarkan dalam dua varian dengan harga mulai dari 169.900 yuan atau sekitar Rp380 jutaan hingga 189.900 yuan atau sekitar Rp420 jutaan. Dengan banderol tersebut, mobil listrik ini diposisikan sebagai sedan listrik menengah yang menyasar pasar yang lebih luas.

Baca Juga :
Kurang Sreg dengan Merek China? Ini 4 Mobil Listrik Jepang yang Resmi Dijual di RI
Hasil Riset: China Menang Telak, Pangsa Mobil Listrik di Indonesia Tembus 60 Persen

Disadur VIVA Otomotif dari Carnewschina, Sabtu 7 Maret 2026, salah satu pembaruan paling signifikan dibandingkan model Seal generasi sebelumnya adalah penggunaan Blade Battery generasi kedua. Teknologi baterai terbaru ini dirancang untuk mendukung kemampuan pengisian daya super cepat yang belum tersedia pada model Seal terdahulu.

Pada Seal versi lama, teknologi Blade Battery masih menggunakan generasi pertama dengan kemampuan pengisian yang lebih terbatas. Sementara pada Seal EV anyar, baterai tipe Short Blade Battery 2.0 mampu mendukung pengisian hingga 8C serta pelepasan daya hingga 16C.

BYD Seal EV terbaru 2026
Photo :
  • Carnewschina

Berkat teknologi tersebut, Seal EV dapat memanfaatkan jaringan pengisian cepat terbaru BYD dengan daya hingga 1.500 kW. Dengan sistem ini, mobil disebut mampu menambah jarak tempuh hampir 400 kilometer hanya dalam waktu sekitar lima menit pengisian daya.

Secara teknis, sedan listrik ini menggunakan motor listrik permanent magnet dengan tenaga maksimal 240 kW yang menggerakkan roda belakang. Motor tersebut dipadukan dengan baterai berkapasitas 69 kWh yang memungkinkan mobil menempuh jarak hingga 705 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.

Pada model Seal sebelumnya, kapasitas baterai dan jarak tempuh bervariasi tergantung varian, dengan kisaran sekitar 550 hingga 650 kilometer. Namun Seal EV diklaim memiliki efisiensi energi yang lebih baik dengan konsumsi listrik di bawah 10 kWh per 100 kilometer.

Peningkatan lain juga terlihat pada sektor teknologi bantuan berkendara. Seal EV kini menggunakan sistem terbaru bernama God’s Eye versi 5.0 yang mendukung fitur Navigation on Autopilot untuk penggunaan di jalan perkotaan.

Pada model sebelumnya, sistem bantuan berkendara masih menggunakan generasi lama dengan kemampuan yang lebih terbatas. Versi terbaru ini juga didukung sensor LiDAR yang dipasang di bagian atap untuk meningkatkan kemampuan sistem mengemudi semi otonom.

Baca Juga :
Ada Kenaikan Harga untuk Mobil Listrik Ini di RI
Mobil Listrik Ini Ternyata Lebih Murah dari Versi Bensin
Minim Komponen, Mobil Listrik Perlu Dicek Sebelum Dipakai Mudik?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Khofifah Dorong Percepatan Normalisasi Kendaraan ODOL demi Target Zero 2027 di Jawa Timur
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Penutupan Selat Hormuz oleh Iran Berpotensi Tekan Industri Otomotif Indonesia
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Membatasi Ritel Modern, Menguatkan Ekonomi Desa
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tolak Intervensi Amerika, China Bela Kedaultan Iran
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jadwal Imsak Medan Hari Ini 7 Maret 2026, Lengkap Panduan Puasa Ramadan
• 20 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.