jpnn.com, JAKARTA - Peluang tenaga profesional Indonesia untuk berkarier di kancah internasional kini makin terbuka lebar.
Hal itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis antara Asosiasi Bursa Kerja Indonesia (ABKI) dengan Ayman Sajini Management Consulting (ASMA), sebuah perusahaan konsultan manajemen ternama yang berbasis di Arab Saudi.
BACA JUGA: Senator Filep Wamafma Terima Aspirasi 235 Tenaga Kesehatan Honorer di Manokwari Terdampak Pemberhentian
"Kerja sama ini dirancang untuk memfasilitasi penempatan tenaga kerja ahli asal Indonesia di Arab Saudi melalui jalur yang aman, legal, dan sepenuhnya sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan kedua negara," kata Ketua Umum ABKI, Drs. Habib Mohsein Badegel, SH., M.Sc, Sabtu (7/3).
Fokus utama dari kolaborasi ini adalah pemenuhan kebutuhan tenaga medis, khususnya perawat.
BACA JUGA: Menkes Mohon Bantuan 607 Rumah Tenaga Kesehatan di Sumatra Cair Minggu Ini
Arab Saudi tengah membidik perawat Indonesia dengan kualifikasi Sarjana Keperawatan (Bachelor of Science in Nursing) untuk ditempatkan di berbagai jaringan rumah sakit, klinik, dan institusi layanan kesehatan terkemuka.
Habib Mohsein menegaskan, langkah ini merupakan solusi konkret untuk menjawab tingginya permintaan tenaga terampil di pasar global.
BACA JUGA: Kemenkes Terjunkan Tenaga Kesehatan Cadangan ke Wilayah Bencana di Aceh
“Kerja sama ini membuka peluang nyata bagi tenaga profesional kita untuk berkarier di tingkat internasional. Ini bukan sekadar penempatan kerja, tetapi juga upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi di sektor ketenagakerjaan,” ujarnya.
Selain sektor kesehatan, MoU yang berlaku selama tiga tahun ini juga mencakup kebutuhan tenaga profesional di berbagai bidang strategis lainnya, antara lain Teknik & Konstruksi, Perhotelan & Pariwisata, Layanan Industri & Teknis dan Manajemen Fasilitas (Facility Management).
Dalam pelaksanaannya, ABKI bertanggung jawab mengoordinasikan proses seleksi dan identifikasi kandidat melalui lembaga perekrutan resmi di Indonesia.
Sementara itu, ASMA bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan kandidat dengan pemberi kerja di Arab Saudi, sekaligus mengurus proses administrasi di negara tujuan.
Sinergi ini diharapkan dapat meminimalisir praktik perekrutan ilegal sekaligus memastikan tenaga kerja Indonesia mendapatkan hak dan perlindungan yang layak selama bekerja di luar negeri. (esy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Bank Mandiri dan ARSSI Bersinergi, Beri Akses KPR dengan Skema FLPP Bagi Tenaga Kesehatan
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Mesyia Muhammad




