Airlangga Tekankan Penguatan Pasar Dalam Negeri di Tengah Konflik Timur Tengah

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Airlangga mengatakan pemerintah berupaya memperkuat pasar domestik dan produksi nasional di tengah konflik Timur Tengah.

Airlangga Tekankan Penguatan Pasar Dalam Negeri di Tengah Konflik Timur Tengah. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah berpotensi mengganggu transportasi global, baik penerbangan maupun pelayaran.

Sejumlah pusat penerbangan internasional di Timur Tengah memiliki peran penting dalam konektivitas global. Jika aktivitas penerbangan terganggu, dampaknya akan terasa luas pada mobilitas penumpang dan arus perdagangan dunia.

Baca Juga:
Bansos, THR, hingga Diskon Transportasi dan Belanja Pacu Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2026

"Bayangkan di Timur Tengah, Dubai, Qatar, Doha tidak terbang, padahal satu tahun mereka 90 juta orang yang transit. Jadi sangat berpengaruh baik yang ke Eropa maupun ke Asia," kata Airlangga dalam acara Opening Ceremony BINA (Belanja di Indonesia Aja) Lebaran 2026 di Senayan City Mall, Jumat (6/3/2026).

“Terkait dengan kapal, kapal juga sebagian tidak berjalan. Jadi ini periode yang kita juga harus berhati-hati bagaimana kita menavigasi sampai dengan akhir tahun,” sambungnya.

Baca Juga:
MBG Masuk Catatan Fitch, Menko Airlangga: Program Investasi Jangka Panjang

Pemerintah, kata Airlangga, terus mencari berbagai alternatif untuk meminimalkan dampak dari situasi global tersebut. Ia menegaskan Indonesia memiliki pengalaman menghadapi kondisi serupa sehingga langkah antisipasi akan segera dilakukan.

"Berdasarkan dengan berbagai pengalaman yang lalu, tentu pemerintah akan mengambil langkah-langkah yang cepat, dan itu merupakan arahan dari Presiden Prabowo supaya memang domestic market kita diperkuat," ungkap Airlangga.

Baca Juga:
Kondisi Geopolitik Memanas, Airlangga Optimistis Daya Beli Meningkat Jelang Lebaran

Selain memperkuat pasar domestik, Airlangga menyebut pemerintah juga menekankan pentingnya melindungi produksi dalam negeri. Menurutnya, di tengah ketidakpastian global, banyak negara berlomba mencari pasar yang besar bagi produk mereka.

"Produksi dalam negeri juga harus dilindungi karena semua negara mencari market yang besar, dan Indonesia dengan 287 juta penduduk ini merupakan salah satu market yang terbesar di Asia," tuturnya.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Gandeng PPATK Lacak Aliran Uang Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Peserta Program JKK Dapat Pelayanan dan Perlindungan Optimal
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Banjir Bandang Terjang Buleleng, 2 Warga Tewas dan 2 Masih Pencarian
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Danur Menutup Satu Dekade di Momen Lebaran, Prilly Latuconsina Tulis Surat Haru untuk Peter cs
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP Luapkan Amarahnya Usai Dihujat Karena Konten Status WNA Anak: Sampe Sini Gak Paham Juga?
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.