Panglima TNI Minta Kostrad Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Perang Hibrida

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Cilodong

Panglima TNI Agus Subiyanto menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan prajurit Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat dalam menghadapi dinamika konflik global dan ancaman perang hibrida yang semakin kompleks.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Kostrad di Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Jawa Barat.

Dalam arahannya, Panglima TNI mengingatkan bahwa rivalitas kekuatan besar dunia berpotensi memicu konflik yang berdampak pada stabilitas keamanan. Karena itu, prajurit Kostrad diminta terus meningkatkan kemampuan tempur serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada prajurit Kostrad atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sejak berdiri pada 1961, Kostrad dikenal sebagai kekuatan pemukul strategis TNI Angkatan Darat yang terlibat dalam berbagai operasi militer, baik operasi militer perang maupun operasi militer selain perang.

Dalam berbagai penugasan, pasukan Kostrad tidak hanya menjalankan operasi pertahanan, tetapi juga terlibat dalam penanganan situasi darurat dan bantuan kepada masyarakat saat terjadi bencana.

Pada peringatan HUT ke-65 ini, prajurit Kostrad juga mengenakan pakaian dinas lapangan terbaru dengan corak daun laurel. Corak tersebut melambangkan kehormatan, ketangguhan, kemenangan, dan prestasi, sekaligus menjadi simbol semangat untuk meningkatkan profesionalisme prajurit.

Upacara tersebut diikuti sekitar 1.500 prajurit Kostrad dari berbagai satuan. Sejumlah demonstrasi ketangkasan prajurit turut ditampilkan, antara lain pencak silat militer, teknik pertahanan diri menggunakan tongkat, hingga pematahan benda keras.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan doa bersama serta pemberian santunan kepada anak yatim. Selain itu, Panglima TNI menyerahkan potongan tumpeng kepada prajurit yang pernah mengalami luka tembak saat menjalankan tugas operasi di Papua.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi jajaran Kostrad untuk terus memperkuat kesiapan sebagai salah satu kekuatan strategis TNI dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Respons Tegas Hotman Paris pada Dwi Sasetyaningtyas: Kepada Bapak Presiden, Cabut Warga Negaranya
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemprov DKI Pastikan Penanganan Bayi di Kebayoran Baru Sesuai Prosedur
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
13 Update Terbaru Perang AS-Israel vs Iran di Timur Tengah
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
bank bjb Perluas Akses Pembiayaan Produktif bagi Nelayan di Kabupaten Cirebon
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Tinjau Pidie Jaya, Mendagri Tito dan Mensos Serahkan Santunan untuk 56 Korban Meninggal dan 23 Orang Korban Luka Berat
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.