JAKARTA, DISWAY.ID - Kelompok hadroh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Cilegon unjuk kemampuannya dalam acara Buka Bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekim Poltekip), Kota Tangerang.
Para WBP menampilkan hadroh dengan lantunan shalawat yang syahdu dan penuh kekhusyukan.
Dengan iringan alat musik rebana yang harmonis, para WBP mampu memukau para tamu undangan yang hadir, termasuk Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan beserta jajaran pimpinan kementerian.
BACA JUGA:Ramadan Madani, Maknai Harmoni: Dari Sabang hingga Merauke, PNM Tebar Kebaikan untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Penampilan itu menjadi salah satu rangkaian acara yang menyemarakkan kegiatan buka puasa bersama dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Ali Syeh Banna mengapresiasi penampilan tersebut.
Menurutnya, para WBP Lapas Cilegon dinilai mampu menampilkan hasil pembinaan yang positif di bidang keagamaan.
"Penampilan hadroh dari warga binaan Lapas Cilegon ini menunjukkan bahwa proses pembinaan di dalam lapas berjalan dengan baik. Melalui kegiatan keagamaan dan seni religi seperti ini, diharapkan para warga binaan dapat memperkuat nilai-nilai spiritual serta membangun karakter yang lebih baik sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat," ujar Ali Syeh Banna.
BACA JUGA:Dari Hati untuk Negeri, Momen Seru Ramadan di Panti Asuhan Lewat Permainan Interaktif dan Edukatif
Ia juga menambahkan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat pembinaan kepribadian bagi WBP.
Salah satunya dengan menggelar kegiatan keagamaan yang mampu menumbuhkan kesadaran diri, ketenangan batin, dan semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhamad, menjelaskan bahwa kelompok hadroh tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan di Lapas Cilegon.
“Kegiatan hadroh ini menjadi salah satu sarana pembinaan spiritual bagi warga binaan. Selain meningkatkan keimanan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mereka untuk menyalurkan bakat seni religi serta menumbuhkan rasa percaya diri,” ungkap Raja Muhamad.
Raja menambahkan bahwa kesempatan tampil di hadapan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi para warga binaan sekaligus memotivasi merek untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan di Lapas Cilegon.
BACA JUGA:Parsel Ramadan Dompet Dhuafa Bawa Senyum Penyintas Aceh di Balik Terpal
- 1
- 2
- »





