Menjunjung Pancasila, Indonesia Seharusnya Ucap Duka ke Iran yang Kehilangan Ali Khamenei

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS Mulyanto menyebut Indonesia sebagai negara yang menganut politik bebas aktif seharusnya bisa menyampaikan dukacita atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

"Penyampaian dukacita merupakan tindakan kemanusiaan yang tidak bertentangan dengan prinsip tersebut," kata dia melalui layanan pesan, Sabtu (7/3).

BACA JUGA: Kritik Mahasiswa-Masyarakat Sipil kepada Prabowo-Gibran soal ART hingga BOP, Keras!

Selain itu, kata Mulyanto, langkah mengucapkan dukacita demi menjaga hubungan baik yang terjalin antara Indoensia dan Iran. 

Berikutnya, ujar dia, pernyataan dukacita menegaskan sikap Indonesia yang berkomitmen terhadap perdamaian dunia.

BACA JUGA: BoP Tak Punya Legitimasi Moral, Sudah Saatnya Indonesia Keluar

"Ya, sebagai negara yang menjunjung tinggi Pancasila dan amanat konstitusi untuk ikut serta dalam menciptakan perdamaian dunia, Indonesia memiliki posisi moral untuk menunjukkan empati terhadap bangsa yang sedang berduka,” kata Mulyanto.

Toh, ujar dia, sejumlah pemimpin negara sahabat di kawasan dan dunia Islam telah menyampaikan belasungkawa secara resmi atas tewasnya Ali Khamenei.

BACA JUGA: Respons Polri soal Nabilah O’Brien Korban Pencurian Jadi Tersangka di Bareskrim

Semisal, disampaikan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim serta Presiden Turki melalui Recep Tayyip Erdo?an.

Menurut Mulyanto, langkah yang diambil Malaysia dan Turki menunjukkan bahwa penyampaian duka bisa berjalan seiring dengan seruan deeskalasi dan stabilitas kawasan. 

"Hal ini membuktikan bahwa empati kemanusiaan tidak identik dengan keberpihakan politik," lanjut dia.

Dia mengatakan Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia dan anggota aktif berbagai forum internasional, memiliki peran penting dalam menunjukkan keteladanan diplomasi yang berimbang, beradab, dan berorientasi pada perdamaian.

“Ucapan belasungkawa kepada Iran tidak harus dimaknai sebagai dukungan terhadap dinamika konflik yang sedang berlangsung, melainkan sebagai penghormatan kepada bangsa sahabat yang sedang mengalami kehilangan besar,” kata dia. (ast/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemuda Lintas Iman di Makassar Serukan Hentikan Aksi Kenakalan Remaja
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
China Desak AS Hentikan Serangan ke Iran, Peringatkan Bahaya Eskalasi Perang Timur Tengah
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Pasar Hatchback Menyusut, Tren dan Selera Konsumen Bergeser
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Imsakiyah Tangerang Selatan Minggu 8 Maret 2026
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Tahukah Anda, Penurunan Respons Insulin pada Perempuan Dimulai Tanpa Gejala
• 33 menit lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.