Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Bali
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa meninjau langsung sejumlah destinasi wisata di Bali guna memastikan kesiapan destinasi menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan pada periode libur Lebaran 2026.
Libur Lebaran diperkirakan menjadi salah satu periode dengan lonjakan kunjungan wisatawan domestik tertinggi di berbagai destinasi wisata Indonesia, termasuk Bali.
Kunjungan tersebut mencakup peninjauan ke beberapa destinasi unggulan di Bali, yakni DTW Uluwatu, GWK Cultural Park, Pantai Melasti, dan Pantai Kuta.
“Selain memantau kondisi terkini, kami juga memastikan kesiapan destinasi menjelang libur Lebaran, terutama terkait aspek keamanan dan keselamatan wisatawan. Pada periode tersebut diperkirakan akan terjadi lonjakan kunjungan wisatawan,” ujar Ni Luh Puspa dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Sabtu, 7 Maret 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Wamenpar didampingi perwakilan industri pariwisata serta Dinas Pariwisata Kabupaten Badung.
Mereka meninjau sejumlah aspek penting di setiap destinasi, mulai dari manajemen pengunjung, kesiapan pelayanan wisata, kebersihan, keamanan, manajemen risiko, antisipasi cuaca ekstrem, hingga penerapan standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability).
Destinasi pertama yang dikunjungi adalah DTW Uluwatu. Wamenpar meninjau kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung bagi wisatawan di destinasi yang terkenal dengan panorama tebing kapur berlatar Samudera Hindia tersebut.
Ia juga melihat langsung berbagai fasilitas pendukung, seperti fasilitas kesehatan, toilet, hingga panggung Tari Kecak yang menjadi atraksi unggulan bagi wisatawan.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke GWK Cultural Park. Di kawasan yang dikenal dengan ikon patung Garuda Wisnu Kencana ini, Wamenpar meninjau langsung sistem manajemen pengunjung yang telah disiapkan pengelola, mulai dari loket tiket, command center, fasilitas kesehatan, hingga fasilitas umum lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Wamenpar juga berkesempatan naik ke bagian dalam patung Garuda Wisnu Kencana hingga ke titik tertinggi.
Dari lokasi tersebut, pengunjung dapat menikmati panorama Bali dari ketinggian sekaligus melihat struktur bagian dalam patung yang menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia.
Sementara itu, di Pantai Melasti dan Pantai Kuta, fokus peninjauan diarahkan pada aspek keselamatan wisatawan, khususnya kesiapsiagaan Balawista sebagai wadah pemandu keselamatan pantai (lifeguard), ketersediaan fasilitas kesehatan, serta fasilitas umum lainnya.
“Kami memastikan beberapa aspek, terutama terkait keselamatan wisatawan. Kepala Dinas Pariwisata Badung juga telah memastikan seluruh pantai di wilayah Badung memiliki lifeguard yang bertugas menjaga keselamatan wisatawan sehingga jika terjadi sesuatu dapat segera ditangani,” ucap Ni Luh Puspa.
Kementerian Pariwisata sebelumnya juga telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Pariwisata kepada pemerintah daerah, asosiasi, dan pelaku usaha pariwisata untuk memastikan penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan selama periode libur Lebaran.
“Semoga langkah ini mendorong semua pihak untuk bersama-sama memastikan libur Lebaran dapat dinikmati masyarakat dengan baik, sehingga wisatawan dapat berwisata dengan aman, nyaman, dan menyenangkan,” kata Ni Luh Puspa.
Pengelola destinasi wisata di Bali juga menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan selama periode libur Lebaran 2026.
Editor: Redaktur TVRINews





