Jakarta (ANTARA) - Petenis Italia Jannik Sinner tampil dominan dalam laga pembukanya pada BNP Paribas Open di Indian Wells, Sabtu, mengalahkan petenis kualifikasi asal Ceko, Dalibor Svrcina, dengan skor 6-1, 6-1.
Berambisi meraih trofi Indian Wells pertamanya, unggulan kedua itu mengalahkan Svrcina dengan pukulan bola yang keras dalam perjalanan menuju kemenangan selama 64 menit.
"Saya merasa secara mental saya berada di tempat yang baik," kata Sinner, yang berkompetisi untuk pertama kalinya sejak kekalahannya di Doha dari Jakub Mensik, dikutip dari ATP.
"Saya tenang, saya rileks. Tapi saya juga sangat senang bisa berkompetisi. Kami telah melakukan banyak kerja keras. Berjam-jam di lapangan. Berjam-jam di gym."
"Saya mencoba untuk menjadi sedikit lebih kuat secara fisik. Kami melakukan sesi latihan ganda, hampir tidak ada hari libur sama sekali," ujar petenis berusia 24 tahun itu.
Hasil terbaik Sinner di gurun California adalah mencapai semifinal pada 2023 dan 2024. Jika ia menang di turnamen tersebut dalam dua pekan ini, ia akan melengkapi koleksi gelar di keenam turnamen ATP Masters 1000 lapangan keras.
Baca juga: Zverev bermain agresif untuk taklukkan Berrettini di Indian Wells
Sinner bermain ketat dari baseline dan memaksa Svrcina untuk mengambil posisi di belakang lapangan, yang memberi kesempatan kepada petenis No.2 dunia itu untuk maju dan menyelesaikan poin di dekat net. Ia berhasil mengkonversi 15 dari 17 poin di dekat net, menurut statistik ATP.
Dari kedudukan 1-1 di set pertama, Sinner mencetak sembilan gim berturut-turut sebelum Svrcina memenangi game lainnya.
Juara 24 kali di level tur, yang hanya membutuhkan lima kemenangan lagi untuk meraih kemenangan ke-100 di ATP Masters 1000, itu meningkatkan catatannya menjadi 8-2 musim ini.
Sinner selanjutnya akan menghadapi petenis Kanada Denis Shapovalov, yang mengalahkan unggulan ke-29 Tomas Martin Etcheverry 6-3, 2-6, 7-6(5).
Petenis kidal itu mencetak 43 winner melawan petenis Argentina tersebut dan melakukan 22 pukulan ke net, dengan 15 poin di antaranya berhasil dikonversi menjadi poin.
Sinner dan Shapovalov imbang 1-1 dalam head to head mereka. Sinner mengalahkan petenis Kanada itu dalam empat set di US Open tahun lalu. Shapovalov memenangi pertandingan lima set mereka di Australian Open 2021.
Baca juga: Raducanu, Gauff melenggang ke babak ketiga Indian Wells
Berambisi meraih trofi Indian Wells pertamanya, unggulan kedua itu mengalahkan Svrcina dengan pukulan bola yang keras dalam perjalanan menuju kemenangan selama 64 menit.
"Saya merasa secara mental saya berada di tempat yang baik," kata Sinner, yang berkompetisi untuk pertama kalinya sejak kekalahannya di Doha dari Jakub Mensik, dikutip dari ATP.
"Saya tenang, saya rileks. Tapi saya juga sangat senang bisa berkompetisi. Kami telah melakukan banyak kerja keras. Berjam-jam di lapangan. Berjam-jam di gym."
"Saya mencoba untuk menjadi sedikit lebih kuat secara fisik. Kami melakukan sesi latihan ganda, hampir tidak ada hari libur sama sekali," ujar petenis berusia 24 tahun itu.
Hasil terbaik Sinner di gurun California adalah mencapai semifinal pada 2023 dan 2024. Jika ia menang di turnamen tersebut dalam dua pekan ini, ia akan melengkapi koleksi gelar di keenam turnamen ATP Masters 1000 lapangan keras.
Baca juga: Zverev bermain agresif untuk taklukkan Berrettini di Indian Wells
Sinner bermain ketat dari baseline dan memaksa Svrcina untuk mengambil posisi di belakang lapangan, yang memberi kesempatan kepada petenis No.2 dunia itu untuk maju dan menyelesaikan poin di dekat net. Ia berhasil mengkonversi 15 dari 17 poin di dekat net, menurut statistik ATP.
Dari kedudukan 1-1 di set pertama, Sinner mencetak sembilan gim berturut-turut sebelum Svrcina memenangi game lainnya.
Juara 24 kali di level tur, yang hanya membutuhkan lima kemenangan lagi untuk meraih kemenangan ke-100 di ATP Masters 1000, itu meningkatkan catatannya menjadi 8-2 musim ini.
Sinner selanjutnya akan menghadapi petenis Kanada Denis Shapovalov, yang mengalahkan unggulan ke-29 Tomas Martin Etcheverry 6-3, 2-6, 7-6(5).
Petenis kidal itu mencetak 43 winner melawan petenis Argentina tersebut dan melakukan 22 pukulan ke net, dengan 15 poin di antaranya berhasil dikonversi menjadi poin.
Sinner dan Shapovalov imbang 1-1 dalam head to head mereka. Sinner mengalahkan petenis Kanada itu dalam empat set di US Open tahun lalu. Shapovalov memenangi pertandingan lima set mereka di Australian Open 2021.
Baca juga: Raducanu, Gauff melenggang ke babak ketiga Indian Wells




