BGN Tutup Sementara 492 SPPG di Sumatera yang Belum Daftar SLHS

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara 492 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sumatera yang belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I, Harjito mengatakan bahwa penutupan ini dimulai mulai 9 Maret 2026 hingga ratusan SPPG tersebut memiliki SLHS.

"Data per 7 Maret 2026 pukul 11.00 menunjukkan terdapat 492 SPPG di wilayah Sumatera yang belum mendaftarkan SLHS," kata Harjito dalam keterangan pers, Sabtu (7/3/2026).

Baca juga: BGN Pecat Kepala SPPG di Lampung yang Diduga Cabuli Anak SD

Ia mengatakan penutupan sementara ini dilakukan sebagai langkah penegakan standar keamanan dan kelayakan dapur dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Seluruh SPPG yang telah beroperasi diwajibkan memenuhi standar higiene dan sanitasi, termasuk melalui proses pendaftaran dan verifikasi SLHS di dinas kesehatan setempat.

"Suspend ini merupakan langkah korektif agar seluruh dapur yang beroperasi benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan," ujar Harjito.

Harjito menegaskan bahwa BGN akan memberikan kesempatan bagi seluruh SPPG untuk segera melengkapi kewajiban administrasi dan standar sanitasi.

Baca juga: KSP: Program MBG Jangkau 61 Juta Penerima, Didukung 24.443 SPPG

"Setelah proses pendaftaran dan verifikasi selesai, operasional dapat kembali dibuka," ucapnya.

Karena itu ia mengimbau seluruh pengelola SPPG yang terdampak untuk segera berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat untuk mempercepat proses pendaftaran SLHS.

"Kami berharap SPPG dapat segera melengkapi persyaratan yang dibutuhkan agar layanan dapat kembali berjalan dan manfaat program MBG tetap dapat dirasakan oleh masyarakat," tuturnya.

Baca juga: Kepala BGN: 49 SPPG Kena Suspend, Empat Diizinkan Beroperasi Kembali

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Adapun, provinsi dengan jumlah SPPG belum mendaftar SLHS terbanyak berada di Sumatera Utara dengan 252 dapur, disusul Lampung 77 dapur, Aceh 76 dapur, Sumatera Barat 69 dapur, Riau 9 dapur, Kepulauan Riau 5 dapur, dan Bengkulu 4 dapur.

Sementara dapur MBG di Jambi, Sumatera Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung tercatat sudah memiliki SLHS.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rumah Sakit Israel Dilaporkan Kewalahan Usai Serangan Rudal Iran Hantam Tel Aviv
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bazar Raya Surabaya Hadirkan 75 Tenant, Dongkrak Daya Beli Masyarakat
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Unggahan Mengejutkan di Akun X Ali Khamenei Bernada Ancaman: Rezim Zionis Buat Kesalahan Besar!
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Profesor Hibnu Nugroho Bicara soal Dokter Richard Lee Ditahan Polisi, Dinilai Hambat Penyidikan?
• 36 menit lalukompas.tv
thumb
KRI Surik-645 tuntaskan latihan penembakan meriam atas sasaran apung
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.