Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi dengan ribuan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat siang, 6 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran BPD dalam menjaga keberlanjutan pembangunan desa.
Sebanyak 3.500 anggota BPD aktif dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor hadir dalam pertemuan strategis tersebut. Selain sebagai ajang penguatan internal, konsolidasi ini dimaksudkan untuk menyukseskan program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menjalankan Asta Cita keenam, yakni membangun dari desa atau dari bawah guna meningkatkan ekonomi masyarakat dan menekan angka kemiskinan.
Baca juga: Jaga Desa Ikhtiar Negara Wujudkan Pengelolaan Akuntabel
Sekjen DPP Abpednas, Adithya Yusma Perdana menekankan pentingnya peran strategis BPD di wilayah masing-masing dalam hal tata kelola pemerintahan dan pengawasan anggaran desa. Melalui fungsi pengawasan yang ketat, diharapkan pembangunan desa dapat berjalan lebih transparan, efektif, aman, serta terhindar dari praktik korupsi dalam penggunaan dana desa.
Slogan 'Jaga Desa, Jaga Indonesia' menjadi semangat utama dalam kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk mengawal pembangunan nasional yang dimulai dari unit terkecil pemerintahan.




