Pembatasan Akses Medsos bagi Anak Belum Berusia 16 Tahun Dinilai Positif

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Anggota Komisi I DPR Fraksi NasDem Andina Thresia Narang mengapresiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) atas langkah strategis yang diambil dalam memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

Menurut Andina, penerbitan Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 sebagai turunan dari PP Tunas yang mengatur penundaan akses media sosial dan platform digital berisiko tinggi bagi anak di bawah usia 16 tahun merupakan langkah penting dan progresif dalam menjaga masa depan generasi muda Indonesia.

"Langkah ini menunjukkan keberpihakan negara dalam melindungi anak-anak dari berbagai ancaman di ruang digital, mulai dari cyberbullying, paparan konten pornografi, penipuan daring, hingga risiko kecanduan gawai yang semakin meningkat," ujar Andina dalam keterangannya, Sabtu, 7 Maret 2026.

Ia menilai kebijakan ini tidak bermaksud membatasi kemajuan teknologi, melainkan memastikan perkembangan teknologi tetap berpihak pada kepentingan terbaik anak. Menurut dia, ruang digital harus menjadi tempat yang aman dan sehat bagi pertumbuhan anak, bukan justru menjadi sumber tekanan psikologis dan gangguan perkembangan sosial.

Baca Juga :

Anak di Bawah 16 Tahun Tak Bisa Lagi Punya Akun TikTok hingga Roblox
Andina menyampaikan terima kasih kepada Menkomdigi Meutya Hafid yang responsif dan terbuka terhadap berbagai masukan dari DPR. Ia menyebut sejumlah perhatian dan aspirasi yang disampaikan Komisi I DPR dalam berbagai forum, baik Rapat Dengar Pendapat (RDP) maupun rapat kerja, turut menjadi bagian penting dalam mendorong lahirnya kebijakan perlindungan anak di ruang digital.

"Kami mengapresiasi sikap pemerintah yang tanggap dan mau mendengar berbagai masukan dari DPR RI, khususnya dari Komisi I. Ini menunjukkan adanya sinergi yang baik antara legislatif dan eksekutif dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya perlindungan anak," jelas legislator Partai NasDem itu.

Andina juga menyoroti berbagai temuan riset global yang menunjukkan dampak serius penggunaan gawai secara berlebihan terhadap kesehatan mental remaja. Salah satunya, disampaikan psikolog Jonathan Haidt dalam bukunya The Anxious Generation, yang menjelaskan pergeseran masa kecil dari aktivitas bermain di dunia nyata menuju kehidupan berbasis gawai menjadi salah satu pemicu meningkatnya kecemasan pada remaja di berbagai negara.

"Karena itu, kebijakan pembatasan usia ini merupakan langkah preventif yang sangat relevan dengan tantangan zaman. Negara hadir untuk membantu orang tua agar tidak harus berjuang sendirian menghadapi pengaruh algoritma dan ekosistem digital yang sangat kuat," tambah Andina.

Ilustrasi. Medcom.id

Ia juga menyambut baik implementasi kebijakan yang akan mulai diterapkan secara bertahap pada 28 Maret 2026 di berbagai platform digital global seperti YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, hingga Roblox.

Sebagai anggota Komisi I DPR RI yang membidangi komunikasi dan digital, Andina menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, platform digital, orang tua, sekolah, serta masyarakat luas agar kebijakan ini dapat berjalan efektif. Pemerintah juga dinilai perlu memberikan perhatian khusus pada mekanisme pengawasan, sosialisasi kepada masyarakat, serta kesiapan platform digital dalam menerapkan kebijakan ini secara konsisten. 

"Edukasi kepada orang tua, guru, dan anak-anak juga sangat penting agar tujuan perlindungan anak di ruang digital dapat tercapai secara optimal," ujar Andina.

Komisi I DPR akan terus mengawal pelaksanaan kebijakan ini agar benar-benar berjalan efektif dan tidak menimbulkan dampak yang tidak diinginkan.

"Pada akhirnya, yang kita jaga adalah masa depan anak-anak Indonesia. Teknologi harus menjadi alat yang mendukung tumbuh kembang mereka, bukan justru menjadi ancaman bagi kesehatan mental dan perkembangan sosial mereka," tutur Andina.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
4 Pesepakbola Dunia yang Kini Terjebak Peperangan di Iran, Nomor Tiga Pernah Jadi Pahlawan Timnas Indonesia
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Beda Harga Dua Kali Lipat, Ini Perbandingan Spesifikasi MacBook Neo dan Air
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jelang Mudik Lebaran, Pemkab Sumedang Pastikan Kesiapan Operasional Tol Cisumdawu
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Iran Ancam Serangan Rudal Tetap Berlanjut: Kami Tak Percaya Amerika
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Percepat Cakupan Imunisasi Campak, Kemenkes Pastikan Stok Vaksin MR Aman
• 9 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.