Menteri ATR/BPN Apresiasi Kinerja Pemprov Jateng, Fokus Revitalisasi Lahan Pertanian

mediaindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita

MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Ia menilai kepemimpinan keduanya mampu menghadirkan program yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan Nusron saat menghadiri safari Ramadan dan buka bersama di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Sabtu (7/3/2026).

Menurut Nusron, pemimpin daerah memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk dalam pengelolaan tata ruang dan pertanahan.

Baca juga : Akan Beri Diskon 5 Persen, Pemprov Jateng Tegaskan tak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor di 2026

“Kepemimpinan daerah harus mampu membawa kesejahteraan dan mengangkat derajat masyarakatnya,” ujarnya.

Apresiasi terhadap kinerja Pemprov Jawa Tengah juga disampaikan Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. Ia menyebut, berdasarkan data audit dari Badan Pemeriksa Keuangan dan penilaian dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, kinerja pemerintahan di Jawa Tengah menunjukkan tren yang semakin baik.

“Kita menggunakan data, baik dari audit BPK dan dari Kementerian PAN-RB. Semakin ke sini semakin baik. Kami mengapresiasi kepemimpinan Pak Luthfi dan Gus Yasin,” kata Rifqinizamy.

Baca juga : Pemprov Jateng Hentikan Sementara Tambang di Gunung Slamet

Ia menambahkan, kegiatan safari Ramadan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kalau sudah kompak dan guyub, semua permasalahan bisa kita selesaikan dengan baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Rifqinizamy juga menekankan bahwa para pemimpin daerah saat ini dituntut untuk mampu berpikir kreatif dan inovatif, terutama dalam menghadapi kebijakan refocusing anggaran. Tahun ini, kata dia, terdapat pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) yang dialihkan untuk program prioritas lain.

Karena itu, program yang dijalankan pemerintah daerah harus dilaksanakan secara efektif dan efisien, dengan hasil yang tidak hanya berdampak dalam jangka pendek tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang. “Pada akhirnya Jawa Tengah bisa menunjukkan diferensiasi dan kemandirian,” ujarnya. (H-3)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Safari Ramadan Pemkot Makassar Pererat Silaturahmi dan Semangat Kebersamaan di Manggala
• 11 jam laluharianfajar
thumb
Pabrik Desalinasi Diserang, Iran Balik Hantam Pangkalan Militer AS di Bahrain
• 6 jam laludetik.com
thumb
Microsoft Hentikan Fitur Real Talk Mode pada Copilot
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Anya Geraldine sebut Vidi Aldiano sebagai support system nomor satu
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Mendagri Tito Resmi Tutup Khanduri Nuzulul Quran Aceh Ramadan Festival 2026
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.