tvOnenews.com - Mantan rival terberat Megawati Hangestri, Gyselle Silva terus menunjukkan kualitasnya di Liga Voli Korea atau V-League musim 2025/2026.
Pevoli asal Kuba itu dua musim beruntun menjadi top skor teratas di Liga Voli Korea, dan menjadi salah satu pemain asing paling moncer.
Gyselle Silva masuk dalam draft pemain asing V-League musim 2023/2024 dan secara perlahan menjadi pesaing terberat Megatron di lapangan maupun di daftar top skor.
Pertarungan Megawati Hangestri saat masih di Red Sparks vs Gyselle Silva kerap menjadi tontonan paling menarik bagi para volimania Korea.
- KOVO
Punya daya juang dan smash eksplosif, opposite berusia 34 tahun itu tak ayal menjadi lawan berat bagi beberapa tim di V-League, bahkan cukup sulit di-block spike-spikenya.
Gyselle Silva punya pengalaman segudang bermain di Eropa, dari Liga Voli Turki, Azerbajian, Polandia hingga Italia pernah dijajalnya.
Gyselle Silva dari GS Caltex akhirnya berhasil, menulis sejarah baru di V-League. Silva mencetak 32 poin, termasuk satu blok, dalam pertandingan putaran ke-6 V-League 2025-2026 melawan Korea Expressway Corporation yang digelar di Gimnasium Jangchung, Seoul pada tanggal 7.
GS Caltex berhasil mengalahkan pemuncak klasemen Korea Expressway Hi-Pass dengan skor 3-0 (25-24, 25-16, 25-20).
Menurut laporan My Daily, tingkat penguasaan bola serang Silva mencapai 52,25% dengan efisiensi serangan 46,55%. GS Caltex tampil solid dalam pertahanan dan menjaga koneksi permainan stabil menghadapi tim pemuncak klasemen.
Prestasi Gyselle Silva kian mengesankan karena ia mencetak 1.000 poin untuk musim ketiga berturut-turut.
Pevoli ini telah memperkuat GS Caltex sejak 2023. Musim pertamanya, ia mencetak 1.005 poin dalam 131 set dari 36 pertandingan, sementara musim lalu 1.008 poin dalam 32 pertandingan. Musim ini, Silva mencapai 1.030 poin hanya dalam 33 pertandingan.
- KOVO
Selain itu, dalam pertandingan sebelumnya, Silva berhasil mencapai 3.000 poin dalam kariernya, dan saat melawan Korea Expressway Hi-Pass, ia menjadi pemain ketiga yang mencetak 1.000 poin sebagai penyerang barisan belakang.




