Jakarta, VIVA – Ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kini telah memasuki hari kedelapan setelah pemerintah melalui sidang isbat menetapkan bahwa 1 Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan tersebut menandai dimulainya bulan suci yang disambut umat Islam di berbagai daerah dengan menjalankan ibadah puasa secara penuh.
Seiring dimulainya Ramadhan, umat Muslim juga mulai mempersiapkan diri dengan memantau jadwal imsakiyah yang berlaku setiap hari. Informasi ini menjadi acuan penting agar pelaksanaan ibadah selama bulan suci dapat berjalan tertib dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Jadwal imsakiyah berperan sebagai panduan bagi umat Islam selama menjalankan puasa. Waktu imsak sendiri menunjukkan batas akhir bagi Muslim untuk menyantap sahur sebelum memasuki waktu Subuh. Walaupun secara syariat puasa dimulai saat azan Subuh dikumandangkan, waktu imsak berfungsi sebagai pengingat agar umat Islam dapat mengakhiri makan dan minum sebelum waktu tersebut tiba.
Pada umumnya, waktu imsak ditetapkan sekitar 10 menit sebelum azan Subuh. Selang waktu tersebut dimaksudkan sebagai bentuk kehati-hatian agar umat Muslim tidak melewati batas waktu yang telah ditentukan.
Dengan memahami dan mengikuti jadwal imsakiyah secara tepat, umat Islam dapat mengatur waktu sahur dengan lebih baik. Selain itu, jadwal tersebut juga membantu menyesuaikan waktu pelaksanaan salat lima waktu serta memastikan momen berbuka puasa dilakukan tepat saat azan Magrib berkumandang.
Memasuki hari Ramadan yang bertepatan dengan Minggu 8 Maret 2026, berikut rincian jadwal imsakiyah untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya:
Imsak: 04.33 WIB
Subuh: 04.43 WIB
Zuhur: 12.07 WIB
Asar: 15.09 WIB
Magrib: 18.12 WIB
Isya: 19.21 WIB
Jadwal tersebut menjadi acuan bagi masyarakat Jakarta dan wilayah sekitarnya dalam menjalankan ibadah puasa hari kedua. Untuk mengetahui jadwal imsakiyah secara lengkap selama satu bulan penuh, masyarakat dapat mengakses dan mengunduhnya melalui sumber resmi yang tersedia. Lihat di sini.
Dengan berpedoman pada jadwal yang tepat, diharapkan umat Islam dapat menjalankan berbagai ibadah selama Ramadan dengan lebih teratur sekaligus menghadirkan kekhusyukan dalam beribadah.
Sebagai informasi, puasa di bulan suci Ramadan memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam. Selain merupakan kewajiban, ibadah ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan menahan diri dari makan, minum, serta berbagai hawa nafsu sejak terbit fajar hingga matahari terbenam, seorang Muslim dilatih untuk lebih sabar, disiplin, dan mampu mengendalikan diri dalam kehidupan sehari-hari.





