Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani membeberkan adanya kecenderungan konsumen memelihara unit kendaraannya lebih lama dari biasanya.
Ini terlihat dari pertumbuhan permintaan dan penjualan suku cadang resmi Daihatsu pada akhir-akhir ini. Menjadi berkah tersendiri bagi pabrikan di tengah situasi pasar kendaraan baru roda empat atau lebih yang sedang melemah.
"Apakah bisnis ini sangat menarik? Justru bisnis ini sangat menarik, karena bisnis mobil dan industri lagi turun justru sebaliknya permintaan suku cadang tidak turun," buka Sri Agung ditemui di Cikarang, Bekasi, Sabtu (7/3/2026).
Dirinya tak menampik, ada pergeseran tren masa kepemilikan kendaraan konsumen. Sri Agung bilang, meski masa garansi kendaraan telah usai, kini tidak serta membuat pemiliknya memutuskan untuk menjualnya.
"Ada dampak terhadap first car buyer, yang tadinya atau umumnya mereka menjual kendaraan lamanya. Sekarang mereka memperpanjang masa pakai kendaraannya, dengan mobil yang ada mereka merawatnya agar masa pakainya bisa panjang lagi," jelasnya.
Dirinya menambahkan, kunci ketersediaan suku cadang Daihatsu tetap prima dan merata di seluruh wilayah Indonesia karena ekosistem penyesuaian tertata dan menyeluruh yang sudah kuat di dalam negeri.
"Sejak 1978 sudah ada 9 juta unit yang kita produksi mau tidak mau secara internasional kalau pakai bahasa internasional unit in operation, itu lebih kurang yang kita layani itu sekitar 4 juta unit dan untuk domestik itu sekitar 1 juta unit," terang Sri Agung.
Komposisinya, pemenuhan stok suku cadang oleh PT ADM sebesar 53 persen untuk kebutuhan domestik, baik untuk model baru yang sedang dijual atau model lama yang tak lagi diproduksi. Sisanya untuk kebutuhan ekspor.
"Kenaikan (penjualan suku cadang) lebih kurang hampir 10 persen rata-rata, untuk nominal tidak bisa kami sebutkan. Memang ini kewajiban kami untuk menyediakan spare parts sampai dengan 15 tahun sejak model itu tak lagi diproduksi," paparnya.
Tidak heran, masih cukup banyak komunitas pemilik kendaraan Daihatsu model lawas yang masih aktif seperti Charade, Espass, Taruna, Feroza, dan Rocky. Koneksi pabrikan dengan komunitas turut berkontribusi terhadap kelestarian suku cadangnya.
Momen Lebaran 2026, Daihatsu ajak komunitas mudik bersamaSebagai bentuk apresiasi kepada konsumen, PT ADM menggelar program mudik bersama dengan seluruh komunitas pengguna kendaraan Daihatsu lintas generasi. Melibatkan 21 Daihatsu Official Club dan jurnalis dengan partisipasi lebih dari 300 peserta.
“Bagi kami perjalanan mudik merupakan hal yang sangat membahagiakan. Oleh karena itu, Daihatsu berkomitmen hadir dalam perjalanan mudik ini dengan menghadirkan layanan terbaik bagi pelanggan, termasuk bengkel siaga dan posko siaga di beberapa titik strategis yang tetap beroperasi selama libur lebaran di berbagai daerah di Indonesia," kata Sri Agung.
Selain seremoni pelepasan, acara tersebut juga mengadakan gelar wicara terkait informasi dan tips agar perjalanan pulang kampung bersama keluarga dapat berlangsung lebih aman, nyaman dan menyenangkan.
Selain berbagi kiat mudik, Daihatsu juga menghadirkan edukasi safety driving dan traffic rules bersama Korlantas Polri guna meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara selama perjalanan. Serta pemeriksaan kendaraan gratis untuk persiapan mudik.
Tak hanya itu, tersedia juga bazaar spare part Daihatsu dengan penawaran diskon yang menarik. Bagi seluruh anggota klub yang terdaftar resmi juga mendapatkan diskon servis sebagai bagian dari apresiasi Daihatsu kepada anggota klub.





