tvOnenews.com - Sejumlah kabar menarik kembali datang dari dunia sepak bola, khususnya yang berkaitan dengan Timnas Indonesia.
Mulai dari kondisi skuad Garuda yang disebut berpotensi tampil tanpa sejumlah pemain inti di ajang FIFA Series 2026, pengakuan kiper Maarten Paes tentang atmosfer luar biasa sepak bola Indonesia, hingga kisah pemain diaspora berdarah Sukabumi yang pernah dipanggil Shin Tae-yong.
Berikut rangkuman Top 3 Bola yang paling banyak diperbincangkan.
Media Vietnam Soroti Timnas Indonesia yang Berpotensi Tanpa 7 Pemain Andalan di FIFA Series
- Instagram @maurozijlstra
Kondisi skuad Timnas Indonesia menjelang ajang FIFA Series 2026 menjadi perhatian media asing.
Salah satunya media Vietnam, Soha.vn, yang menyoroti potensi absennya sejumlah pemain penting Garuda karena cedera dan skorsing.
Turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu akan menjadi debut bagi pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman.
Namun sebelum memulai era barunya, Herdman sudah dihadapkan pada tantangan besar karena beberapa pemain inti dilaporkan tidak dalam kondisi terbaik.
Setidaknya tujuh pemain disebut berpotensi absen, yaitu Thom Haye, Shayne Pattynama, Mees Hilgers, Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, dan Mauro Zijlstra.
Sebagian pemain bahkan dilaporkan harus menjalani operasi dalam proses pemulihan cedera.
Pada turnamen tersebut, Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis national football team di semifinal.
Jika menang, Garuda akan bertemu pemenang pertandingan antara Solomon Islands national football team dan Bulgaria national football team di partai final.
Maarten Paes Sebut Indonesia Mirip Argentina
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengungkapkan kesan mendalamnya saat memperkuat skuad Garuda dalam sebuah wawancara di kanal YouTube AFC Ajax.
Penjaga gawang yang kini bermain untuk FC Dallas di kompetisi Major League Soccer itu mengaku sangat bangga bisa membela Indonesia.
Menurut Paes, pengalaman bermain untuk Timnas Indonesia selalu terasa spesial, meski ia harus menempuh perjalanan panjang dari Amerika Serikat setiap kali mendapat panggilan tim nasional.




