Pemerintah akan menerapkan diskon tarif tol untuk sederet jalan tol pada 15-16 Maret 2026 untuk arus mudik Lebaran serta 26-27 Maret 2026 untuk arus balik dengan sistem pembayaran uang elektronik untuk perjalanan jarak terjauh pada ruas-ruas yang ditetapkan.
Untuk mendukung stimulus tersebut Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional, baik jalan non-tol maupun jalan tol. Langkah ini diiringi dengan rencana memfungsionalkan tambahan ruas jalan tol tanpa tarif, serta menyiapkan tambahan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) operasional maupun fungsional.
“Terkait diskon tarif tol, sejak awal Kementerian PU diminta menyesuaikan dengan diskon nasional yang diberikan untuk moda transportasi lainnya seperti pesawat, kereta api, dan seterusnya. Insyaallah diskon 30 persen itu akan kita terapkan,” kata Menteri PU Dody Hanggodo melalui keterangan resmi, Sabtu (7/3).
Ruas Tol yang Didiskon:Pulau Jawa :Jakarta-Cikampek,
Jakarta-Cikampek Elevated (MBZ)
Cikampek-Palimanan
Palimanan-Kanci
Kanci-Pejagan
Pejagan-Pemalang
Pemalang-Batang,
Batang-Semarang
Semarang ABC
Cipularang
Padaleunyi
Tangerang-Merak
Cimanggis-Cibitung,
Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu)
Kelapa Gading-Pulogebang.
Bakauheni-Terbanggi Besar
Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayuagung
Kayuagung-Palembang
Indralaya-Prabumulih
Pekanbaru-Dumai
Pekanbaru-Bangkinang-Koto Kampar
Indrapura-Kisaran
Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat
Belawan-Medan-Tanjung Morawa
Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi
Sigli-Banda Aceh Seksi 2–6.
Selain itu, jaringan jalan nasional non-tol sepanjang 47.603,39 km saat ini berada dalam kondisi mantap dan jaringan jalan tol yang siap melayani arus mudik mencapai 3.115,98 km yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Ada sejumlah strategi yang disiapkan oleh Kementerian PU untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, utamanya pada jalur-jalur yang diprediksi mengalami peningkatan volume lalu lintas.
“Strategi utama yang kami lakukan adalah memastikan seluruh jalan nasional dalam kondisi mantap, tidak berlubang, dan seluruh bangunan pelengkap jalan dalam kondisi baik sehingga aman dan nyaman dilalui para pemudik,” ujar Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar.
Selain itu, ada juga Disaster Relief Unit (DRU) untuk mengantisipasi potensi gangguan bencana alam atau kerusakan infrastruktur. Sebanyak 1.461 unit peralatan disiapkan dan disebar di seluruh Indonesia, berbagai material tanggap darurat juga 496 posko mudik yang tersebar di seluruh Indonesia.





