Investor Ramai-Ramai Tarik Dana, BlackRock Batasi Pencairan HLEND

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — BlackRock Inc. membatasi penarikan dana dari salah satu produk kredit swasta terbesarnya setelah permintaan penarikan investor melonjak. Langkah ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap industri kredit swasta global yang diperkirakan bernilai sekitar US$1,8 triliun.

Dana yang diminta pencairan paling tinggi adalah HPS Corporate Lending Fund senilai sekitar US$26 miliar. Dalam pernyataan yang dikutip dari Bloomberg, Minggu (8/3/2026), manajemen Blackrock menyebut para pemegang saham mengajukan pencairan hingga 9,3% dari total dana kelolaan.

Namun pengelola dana memutuskan untuk membatasi penebusan maksaimal 5%. Berdasarkan perhitungan Bloomberg, nilai penarikan yang diajukan investor sekitar 1,2 miliar dollar AS, tetapi perusahaan inestasi itu hanya akan menyetujui sekitar 620 juta dollar AS pada periode penebusan berikutnya.

BlackRock menyatakan pembatasan ini merupakan bagian dari mekanisme pengelolaan likuiditas pada produk pinjaman langsung ritel unggulannya yang dikenal sebagai HLEND.

Perusahaan menilai pembatasan tersebut merupakan fitur mendasar dari produk investasi kredit swasta. Tanpa mekanisme itu, menurut BlackRock, akan terjadi ketidaksesuaian antara likuiditas dana investor dengan jangka waktu pinjaman kredit swasta yang dibiayai oleh dana tersebut.

Sebelumnya, pada periode penarikan sebelumnya dana tersebut menghadapi permintaan penebusan sekitar 4,1% dari total kelolaan. Dalam skema yang berlaku, dana pengembangan bisnis (BDC) yang tidak diperdagangkan biasanya menawarkan pembelian kembali hingga 5% saham setiap periode.

Baca Juga

  • Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Minggu 8 Maret 2026
  • Blak-blakan Bos Danantara Soal Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%
  • Target Harga Saham Unilever (UNVR) dari Mirae Turun Pasca Divestasi Bisnis Es Krim dan Teh

Pembatasan penarikan ini menjadi salah satu bentuk tekanan likuiditas di industri kredit swasta sejak akhir tahun lalu. Investor mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap kelas aset ini setelah sejumlah kasus gagal bayar menimbulkan kekhawatiran mengenai standar pemberian pinjaman.

Sentimen tersebut turut menekan saham perusahaan pengelola aset alternatif. Saham BlackRock sempat turun hingga 8,3% pada perdagangan Jumat. Penurunan juga terjadi pada saham perusahaan manajemen aset alternatif seperti KKR & Co. dan Ares Management Corp., yang mencatat awal tahun terburuk dalam satu dekade.

Tekanan terhadap industri kredit swasta juga dipicu kekhawatiran atas kualitas pinjaman dan eksposur terhadap perusahaan yang dinilai rentan terhadap disrupsi teknologi, termasuk perkembangan kecerdasan buatan.

HPS Investment Partners, salah satu manajer kredit alternatif terbesar yang mengelola dana tersebut, diakuisisi oleh BlackRock pada tahun lalu sebagai bagian dari strategi ekspansi perusahaan ke pasar aset swasta.

Manajemen HPS menyatakan pembatasan penarikan justru memberi ruang bagi dana untuk memanfaatkan peluang investasi baru di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.

Sementara itu, sejumlah manajer aset lain mencoba menghindari pembatasan penarikan dengan berbagai langkah. Awal pekan ini, dana kredit swasta unggulan milik Blackstone Inc. memenuhi permintaan penebusan hingga 7,9% saham dengan dukungan pembelian dari perusahaan dan karyawan.

Di sisi lain, Blue Owl Capital Inc. pada Januari lalu juga mengizinkan investor di salah satu dana yang berfokus pada sektor teknologi untuk menarik dana sekitar 527 juta dollar AS, atau sekitar 15% dari nilai aset bersih dana tersebut


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wagub Jateng Siapkan Aplikasi Perlindungan untuk Driver Ojol Perempuan
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kapal Induk Terbesar AS Tiba di Laut Merah usai Lewati Terusan Suez
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sedang Berlangsung! Live di ANTV Duel Juventus vs Pisa di Serie A
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
SpongeBob, Iron Man dan Call of Duty: Di Balik Perang Meme AS Lawan Iran
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Negara Mulai Batasi Akses Digital Anak, Sri Gusni: Langkah Preventif Lindungi Generasi Muda
• 19 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.