Dubes Iran Peringatkan Inggris, Harus Hati-Hati jika Ikut Campur dalam Perang

kompas.tv
1 hari lalu
Cover Berita
Bendera Iran dikibarkan di antara reruntuhan gedung yang dihancurkan serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel di Teheran, Selasa (3/3/2026). (Sumber: Vahid Salemi/Associated Press)

LONDON, KOMPAS.TV - Duta Besar (Dubes) Iran untuk Inggris telah memperingatkan London untuk hati-hati jika ingin ikut campur dalam perang.

Dubes Iran untuk Inggris Seyed Ali Mousavi mengatakan negara tersebut memiliki hak untuk membela diri jika Inggris secara langsung bergabung dengan serangan AS-Israel terhadap Iran.

Mousavi memperingatkan bahwa Iran mengharapkan pemerintah Inggris dan pihak lain untuk berhati-hati dan teliti dalam tindakan mereka.

Baca Juga: Lebanon Kecam Serangan ke Basis UNIFIL, Ketegangan Israel–Hezbollah Kian Memanas

Inggris mengizinkan AS untuk menggunakan pangkalan mereka untuk apa yang digambarkan sebagai serangan pertahanan untuk fasilitas Iran.

Namun, Inggris tak ambil bagian dengan serangan langsung ke Iran.

Dikutip dari BBC, Sabtu (7/3/2026), Mousavi mengatakan sangat bagus Inggris tak terlibat dalam agresi tersebut.

Ia menambahkan dirinya percaya bahwa Pemerintah Inggris telah belajar dari invasi 2003 ke Irak.

Meski Presiden Iran Massoud Pezeshkian telah minta maaf atas serangan ke negara Teluk yang merupakan tetangganya, Mousavi menegaskan Iran akan melanjutkan serangan ke pangkalan militer AS, jika serangan ke Iran berlanjut.

“Jika fasilitas, properti atau pangkalan digunakan untuk melawan negara Iran, mereka akan dianggap sebagai target yang sah,” ujar Mousavi dikutip dari BBC.

Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : BBC

Tag
  • dubes iran
  • seyed ali mousavi
  • inggris
  • hak untuk membela diri
  • serangan as-israel
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMH dan Wakaf Salman Libatkan Warung Lokal Salurkan Bantuan Buka Puasa di Aceh Tamiang
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Puncak Mudik Diprediksi 1618 Maret, 6.800 Personel Gabungan Dikerahkan di Jakarta
• 12 jam lalusuara.com
thumb
Tutup Kepri Ramadan Fair 2026, Mendagri Tekankan Pentingnya Penguatan UMKM dan Potensi Pasar Halal
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Mercedes-Benz dan Sejumlah Pabrikan Besar Eropa Sekarang Berguru ke Pabrikan China, Dulu Dianggap Cupu Sekarang Jadi Suhu
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
DPRD Surabaya Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Kenang Adi Sutarwijono
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.