JAKARTA, DISWAY.ID -- Pawai Ogoh-ogoh memeriahkan Festival Nyepi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Minggu, 8 Maret 2026.
Pawai Ogoh-Ogoh ini hasil kerja sama antara Suka Duka Hindu Dharma Jakarta Raya dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) DKI Jakarta.
Acara Festival Nyepi di Bundaran HI ini turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
BACA JUGA:Mampang Prapatan Teredam Banjir 1,5 Meter, Total 39 RT di Jakarta Tergenang
Dalam kesempatan tersebut, Rano mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat harmoni dan toleransi antarumat beragama.
Parade Budaya ini kata Bang Doel sapaan akrabnya melibatkan sekitar 2.000 peserta dengan mengarak 13 Ogoh-Ogoh.
“Ogoh-ogoh merupakan bagian dari tradisi menjelang Nyepi yang melambangkan sifat-sifat negatif dalam diri manusia yang perlu disucikan,” kata Rano.
Ogoh-ogoh diarak dalam satu rangkaian parade budaya dari kawasan Monumen Nasional (Monas) menuju Bundaran HI.
BACA JUGA:267 Sekolah Rusak Bencana di Sumatera Dibangun Ulang, Ini Target Pemerintah
Rano berharap kegiatan tersebut dapat menjadi hiburan bagi warga Jakarta sekaligus menjadi inspirasi untuk menghormati keberagaman budaya.
“Semoga perayaan ini membawa kedamaian, menjadi momentum refleksi diri, serta mampu memperkuat persatuan di Jakarta,” tuturnya.
Rano berucap, tahun depan, perayaan Hari Raya Nyepi akan digelar lebih meriah di Jakarta.
Sementara itu, Rini (29), salah satu warga yang hadir menyaksikan Festival Nyepi di Bundaran HI, mengaku senang dapat melihat pawai ogoh-ogoh secara langsung.
BACA JUGA:Ketinggian Banjir Jakarta Capai 1,7 Meter, Pramono Siapkan 1.200 Pompa Air
Apalagi, kegiatan ini adalah yang pertama diselenggarakan di Jakarta.
- 1
- 2
- »





