JAKARTA, KOMPAS.com - Makam Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, dipenuhi bunga dari keluarga, sahabat, dan penggemar yang datang memberikan penghormatan terakhir, Minggu (8/3/2026).
Aroma harum bunga melati, mawar, kantil, dan kenanga terasa di sekitar pusara, menambah suasana haru.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, makam Vidi dipasangi tenda karena hujan sejak pagi.
Bunga-bunga ditaburkan di atas kuburan maupun diletakkan dekat batu nisannya, termasuk bunga Matahari, mawar putih, dan kantil.
Baca juga: Terakhir Mengantar Vidi Aldiano...
Salah satu pelayat, Rani (31), mengatakan ia datang untuk memberi penghormatan kepada penyanyi berbakat yang dikenal rendah hati itu.
"Aku tadi bawa bunga mawar putih untuk Kak Vidi," ujarnya.
Ia mengaku sedih meski sudah mengetahui kondisi kesehatan idolanya.
"Dari SD saya sudah suka dengan Kak Vidi. Lagu-lagunya, terutama Nuansa Bening, banyak menemani saya," kata Rani.
Fitri (29), pelayat lain, membawa bunga mawar merah. Ia mengaku terkejut ketika pertama kali mendengar kabar meninggalnya Vidi Aldiano.
"Awalnya kabar itu beredar di komunitas penggemar Vidi’s. Saya syok dan enggak nyangka," ucap Fitri.
Baca juga: Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Vidi Aldiano, dari Erick Thohir hingga Wakil Ketua BPK
Ia baru percaya setelah melihat unggahan artis yang mengonfirmasi kabar duka itu.
Vidi Aldiano meninggal dunia pada usia 35 tahun. Kabar duka kepergian Vidi Aldiano pertama kali menyebar melalui unggahan sejumlah rekan musisi di media sosial, salah satunya datang dari musisi Melly Goeslaw.
"Innalillahi wainailaihi rojiun. Selamat jalan @vidialdiano kembali ke pangkuan Allah SWT di bulan suci Ramadhan yang sungguh diinginkan oleh semua hamba-Nya," tulis Melly.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang