Pertamina Pastikan Stok BBM di Sumut Aman, Warga Diminta Tidak “Panic Buying”

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

PADANG, KOMPAS — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying dalam mengisi bahan bakar minyak atau BBM. Pertamina memastikan stok dan suplai BBM di wilayah Sumbagut aman selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan, pihaknya terus memastikan ketersediaan pasokan BBM dan gas elpiji atau LPG bagi masyarakat. Berbagai langkah antisipasi dilakukan, mulai dari menambah stok, penguatan sarana distribusi, hingga koordinasi aktif dengan pihak terkait. 

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying karena pasokan energi terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik,” kata Fahrougi dalam siaran pers, Minggu (8/3/2026).

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang wilayah operasionalnya mencakup lima provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, juga mengimbau masyarakat agar menggunakan energi secara bijak, efisien, dan sesuai kebutuhan.

Masyarakat diminta tidak membeli BBM dan LPG secara berlebihan karena stok energi dijaga tetap aman dengan pola distribusi terukur. “Masyarakat juga diingatkan untuk tidak menimbun BBM maupun LPG karena tindakan itu melanggar ketentuan yang berlaku dan memiliki konsekuensi hukum,” ujar Fahrougi.

Pernyataan serupa disampaikan oleh Sales Area Manager Retail Medan Pertamina Patra Niaga, Tito Rivanto Marsono, melalui siaran pers. Tito mengatakan, ketersediaan stok BBM semua produk di Kota Medan masih dalam kondisi aman dan akan selalu aman.

“Kami mengharapkan kepada konsumen untuk tidak panik, lakukan pembelian seperti biasa. Jangan khawatir soal harga dan stok karena kami akan menjamin ketersediaan BBM di SPBU-SPBU (stasiun pengisian bahan bakar umum),” kata Tito di Medan usai pertemuan dengan perwakilan Pemkot Medan.

Tito juga menyebut, suplai BBM di Medan hingga hari Lebaran dan sesudah Lebaran tidak ada kendala. Dia menuturkan, tidak ada kendala terkait suplai, termasuk soal kapal dan sebagainya. “Mobil tangki dan sopir juga akan ada penambahan,” katanya.

Baca JugaKrisis BBM di Sumut Belum Tertangani, Angkutan Logistik Tertahan Berhari-hari

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Medan, Citra Effendi Capah, meminta masyarakat membeli BBM secara normal supaya tidak timbul antrean panjang seperti yang kini terjadi di sejumlah SPBU di Medan. Dia menyebut, situasi sekarang berbeda dengan saat masa bencana banjir bandang pada akhir November 2025 yang membuat suplai BBM tersendat.

“Stok aman. Isu yang berkembang (soal kelangkaan BBM akibat perang AS-Israel vs Iran), seperti yang disampaikan Pertamina tadi, tidak benar,” kata Effendi.

Pemkot Medan juga mengawasi agar tidak ada praktik pembelian BBM secara berlebihan oleh pengecer yang berpotensi memicu kepanikan di masyarakat. “Pemerintah Kota Medan bersama aparat terkait akan melakukan pengawasan agar distribusi BBM dapat dinikmati secara adil oleh masyarakat,” ujar Effendi.

Sebelumnya, seperti diberitakan Kompas.id, terjadi krisis BBM di wilayah Sumatera Utara. Antrean panjang kendaraan terjadi di banyak SPBU. Beberapa SPBU kehabisan stok BBM, seperti Biosolar, Pertalite, dan Pertamax. Sejumlah angkutan logistik tak bisa beroperasi karena tak mendapat solar.

”Saya sudah dua hari berkeliling Kota Medan dan Deli Serdang untuk mendapat solar. Saya mengantre berjam-jam di beberapa SPBU. Saat sudah dekat giliran mengisi, stok habis,” kata Yudi Mangon (35), salah seorang sopir truk saat mengantre di SPBU Jalan Medan-Sampali, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (7/3/2026). 

Baca JugaWarga Medan ”Panic Buying” BBM, Khawatir Terdampak Perang Iran Vs AS-Israel

Berdasarkan pantauan Kompas, Sabtu, antrean kendaraan mengular di banyak SPBU di Kota Medan, Deli Serdang, Langkat, dan Kota Binjai.

Di SPBU yang berada di jalan lintas atau di dekat gerbang tol, antrean didominasi truk dan angkutan logistik lainnya. Antrean memanjang hingga 1 kilometer, seperti yang terjadi di sejumlah SPBU Jalan Medan-Sampali, SPBU Jalan Cemara, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, dan Jalan Sisingamangaraja. Beberapa SPBU kehabisan stok dan memasang plang bertuliskan ”Biosolar dalam Perjalanan”.

Menurut Yudi, kelangkaan Biosolar tidak terjadi hanya karena panic buying akibat kekhawatiran pada kelangkaan BBM sebagai dampak dari perang Iran dengan Amerika Serikat-Israel. ”Memang Biosolar sudah langka dalam beberapa minggu terakhir, khususnya di jalan lintas Sumatera, Medan, dan Deli Serdang,” katanya. 

Di SPBU yang berada di dalam kota, antrean didominasi oleh sepeda motor, mobil pribadi, dan angkutan kota. Pengendara mengantre sampai berjam-jam. ”Saya dan ibu saya sampai harus bergantian mengantre agar bisa mendapat BBM. Ibu saya tadi mengantre sejak subuh dan saya gantikan pagi ini,” kata Arica (20), pengendara sepeda motor di SPBU Jalan Pancing.

Baca JugaSerbuan AS-Israel Berlanjut, Harga Migas Dunia Naik

Sebelumnya, beberapa SPBU di Medan kehabisan Pertalite dan Pertamax sejak Kamis hingga Jumat pagi. Di beberapa SPBU, warga tetap mengantre menunggu pasokan BBM masuk. Beberapa pengendara mengantre setelah mendapat kabar di media sosial tentang kelangkaan BBM setelah pecah perang Iran dengan AS-Israel.

”Saya mengantre setelah mendengar kabar di media sosial tentang stok BBM (bahan bakar minyak) akan habis beberapa hari ke depan karena perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel,” kata Rahmat Silaban (45), saat menunggu antrean di SPBU Jalan HM Yamin (Kompas.id, 6/3/2026). 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tren Ekonomi Syariah di Jabar Terus Meningkat
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Dirjen AHU Soal Anak Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Miliki Paspor Inggris: Itu Tidak Diakui
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Jenazah Donny Fatah Dimakamkan, Diiringi Doa Keluarga dan Personel God Bless
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
[FULL] Taktik Serangan Drone, Rudal, hingga Strategi Militer Israel-AS vs Iran
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Simpang Siur Mobil Dinas Gubernur Kaltim, Pengembalian Disebut Masih Berproses
• 21 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.