PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatra Utara memastikan layanan angkutan barang tetap beroperasi normal selama masa Angkutan Lebaran 2026, yang dijadwalkan berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April mendatang.
Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran distribusi logistik serta ketersediaan pasokan energi di wilayah Sumatera Utara (Sumut) saat mobilitas masyarakat meningkat.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo menjelaskan bahwa peran kereta api tidak hanya terbatas pada layanan mudik penumpang, tetapi juga menjadi tulang punggung stabilitas ekonomi daerah melalui rantai pasok komoditas.
Baca juga : KAI Divre I Sumut Lipat Gandakan Pasokan BBM Jelang Libur Tahun Baru
"Operasional angkutan barang berjalan penuh untuk menyokong aktivitas ekonomi. Konsistensi ini penting agar kebutuhan pokok dan komoditas unggulan tetap tersedia di tengah kepadatan arus mudik," kata Anwar, Kamis (5/3).
Salah satu prioritas utama adalah pengiriman Bahan Bakar Minyak (BBM). KAI mengoperasikan hingga tiga perjalanan setiap harinya yang mengangkut 48 gerbong dengan total kapasitas mencapai 1.632 kiloliter. Distribusi ini melayani rute strategis dari Labuhan menuju Kisaran serta Siantar. "Keandalan distribusi energi ini menjadi kunci untuk memastikan transportasi darat dan aktivitas warga tidak terhambat selama perayaan Idulfitri 1447 H," ungkapnya.
Sepanjang Februari 2026, KAI Divre I Sumatera Utara mencatat volume angkutan barang sebesar 55.428 ton yang didominasi oleh komoditas BBM sebanyak 26.616 ton. Distribusi logistik ini juga didukung oleh pengiriman 19.994 ton petikemas serta 8.045 ton crude palm oil (CPO) untuk memenuhi kebutuhan industri dan ekspor.
Baca juga : Gerindra Minta Menteri ESDM Bahlil Hati-hati dengan Potensi Kelangkaan BBM
Anwar menambahkan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga keseimbangan antara layanan penumpang dan barang. Fokus utama tetap pada aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan di seluruh lintas pelayanan.
“KAI Divre I Sumatera Utara terus berupaya memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan lancar. Dengan distribusi logistik yang terjaga, kami harap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan mudik Lebaran dengan nyaman tanpa kendala pasokan kebutuhan pokok," kata Anwar. (H-1)





