Penulis: Intan Kw
TVRINews, Kuwait
Korps Gaeda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menargetkan pangkalan udara Al-Adiri di Kuwait menggunakan drone dan rudal.
IRGC menyatakan serangan itu menghancurkan sejumlah fasilitas di pangkalan tersebut, termasuk pusat perbaikan helikopter milik Amerika Serikat, tangki bahan bakar, serta pusat komando.
(sumber: X.com/OSINTtechnical)
"Iran meluncurkan serangan gabungan drone dan rudal terhadap pangkalan Al-Adiri yang menampung pasukan Amerika Serikat,” demikian pernyataan Iran Military Daily melalui akun X, Minggu, 8 Maret 2026.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, lebih dari 150 siswi, serta sejumlah pejabat militer senior.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah target, termasuk pangkalan militer Amerika Serikat di negara-negara Teluk, fasilitas diplomatik, dan personel militer di berbagai wilayah, serta beberapa kota di Israel.
Editor: Redaksi TVRINews





